<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-36241457425604642</id><updated>2012-02-16T15:55:32.041-08:00</updated><category term='tips dan triks'/><title type='text'>Artikel dan tips dari rumah madina</title><subtitle type='html'>Kumpulan artikel, pengalaman menarik, tips dan lain lain</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rumahmadina.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Busana Muslim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36241457425604642.post-9164950303465054653</id><published>2010-01-28T00:44:00.000-08:00</published><updated>2010-01-28T00:46:26.451-08:00</updated><title type='text'>Syariah Merendahkan Wanita?</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;  PDRTJS_settings_434842_post_1832 = {   "id" : "434842",   "unique_id" : "wp-post-1832",   "title" : "Syariah+Merendahkan+Wanita%3F",   "item_id" : "_post_1832",   "permalink" : "http%3A%2F%2Fcokiehti.wordpress.com%2F2010%2F01%2F28%2Fsyariah-merendahkan-wanita%2F"  } &lt;/script&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;--&gt;&lt;img class="alignleft" title="Wanita Islam" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:sXlEX8k2z9zyzM:http://isteri.blogmas.com/files/2007/12/tudung-standard-islam.JPG" alt="" width="131" height="125" /&gt;Syariah Islam telah menetapkan hak dan  kewajiban wanita dan pria secara berbeda. Kepemimpinan yang mengandung  kekuasaan dan kepemimpinan keluarga, misalnya, diserahkan kepada pria;  tidak kepada wanita. Kewajiban mencari nafkah dibebankan kepada pria,  tidak kepada wanita. Jihad yang diwajibkan kepada pria. Batas aurat dan  waris juga berbeda antara pria dan wanita. Inilah yang ssering  menyebabkan syariah Islam dituduh &lt;span id="more-1832"&gt;&lt;/span&gt;mendiskriminasikan  wanita.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dalam pandangan  kelompok liberal, diskriminasi terhadap wanita bisa dihilangkan dengan  menetapkan hak dan kewajiban yang sama antara pria dan wanita. Agar ide  ini bisa diterima kaum Muslim, mereka melakukan pendekatan dengan dalil  al-Quran dan al-Hadis, seraya mensosialisasikannya dengan tuduhan bahwa  syariah Islam mensubordinatkan wanita, menghina dan memarginalkan  wanita. Menurut mereka hal ini karena para ulama salah dalam menafsirkan  al-Quran dan memaknai al-Hadis. Karenanya, harus ada reinterpretasi  terhadap nash-nash tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;img class="alignleft" title="wanita Islam" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2009/05/100_7298.jpg" alt="" width="314" height="235" /&gt;Padahal penetapan hak dan kewajiban  wanita dan pria dalam Islam, yang semata-mata untuk kemaslahatan  keduanya, adalah karena syariah Islam merupakan pemecahan bagi  permasalahan manusia.1&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dilihat dari sisi  insaniah, syariah Islam menetapkan hak dan kewajiban wanita dan pria  sama; misalnya shalat, shaum, haji dan zakat. Adapun dilihat dari sisi  kodrati, hak dan kewajiban keduanya berbeda. Misalnya dalam hal  kepemimpinan yang mengandung kekuasaan pemerintahan, kepemimpinan  keluarga, kewajiban nafkah, jihad, batas aurat dan hukum waris. Adanya  perbedaan ini tidak menyebabkan perempuan lebih rendah daripada Pria.  Kedudukan keduanya tetap sederajat, tidak ada yang lebih mulia, kecuali  karena ketakwaanya (Lihat: QS al-Hujurat [49]: 13).&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tuduhan Miring &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;a.  Tidak Memperbolehkan Wanita Menjadi Pemimpin Negara.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kelompok liberal  menuduh syariah Islam memarginalkan wanita karena tidak  memperbolehkannya menjabat sebagai pemimpin negara. Menurut mereka  wanita boleh menjabat sebagai kepala negara atau jabatan yang mengandung  kekuasaan yang lain dalam pemerintahan, berdasarkan kisah Ratu Balqis,  penguasa negeri Sabaâ€™ (QS an-Naml []: 23-44). Sang Ratu berhasil  menjadi penguasa dan memiliki sifat-sifatnya baikâ€”adil, bijaksana,  penuh dedikasi, bertanggung jawab dll. Karena al-Quran memujinya,  berarti tidak ada larangan perempuan sebagai pemimpin.2&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Padahal Allah  menetapkan tanggung jawab kepemimpinan ada pada pria hanyalah taklif  hukum yang dilebihkan/lebih banyak kepada pria daripada wanita,3 seperti  menjadi khalifah, muâ€™awin, imam shalat, dll (&lt;em&gt;bimÃ¢ fadhdhala  AllÃ¢hu baâ€™dhuhum â€™ala &lt;/em&gt;baâ€™dhiâ€™; QS an-Nisaâ€™ [4]: 34)&lt;em&gt;.&lt;strong&gt;  &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Ketentuan ini tidak berarti menjadikan derajat pria lebih  mulia dari wanita, pahala pria lebih banyak daripada wanita atau  peluang pria lebih besar masuk surga daripada wanita. &lt;strong&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kisah Ratu Balqis  memimpin negeri Sabaâ€™ tidak bisa dipakai sebagai dalil. Sebab, kaidah&lt;em&gt;  Asy-Syarâ€™u man qablanÃ¢ syarâ€™un lanÃ¢ &lt;/em&gt;(Syariah umat terdahulu  adalah syariah bagi kita) tidak bisa dipakai sebagai dalil dalam  penetapan hukum syariah. Sebab, syariah mereka, sebagaimana syariah nabi  yang lain, sudah tidak berlaku bagi umat Muhammad saw. Misal: lemak  sapi dan kambing haram bagi umat Nabi Musa as., tetapi tidak bagi umat  Muhammad saw.4 (QS al-Anâ€™am [6]: 145-146).&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dengan demikian,  kaidah yang tepat adalah &lt;em&gt;Asy-Syarâ€™u man qablanÃ¢ laysa syarâ€™an  lanÃ¢&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;Syariah umat terdahulu [umat sebelum Nabi Muhammad saw.]  bukan termasuk syariah bagi kita&lt;/em&gt;).5 Pasalnya, syariah sebelum kita  itu telah terhapus. Inilah makna &lt;em&gt;muhaymin[an] â€™alayh&lt;/em&gt;  sebagaimana terdapat dalam firman Allah (QS al-Maidah [5]: 4).&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Posisi kepemimpinan  yang tidak boleh dijabat wanita adalah &lt;em&gt;hukkÃ¢m&lt;/em&gt;, jumlahnya  sangat sedikit. Sebenarnya masih banyak posisi yang bisa diduduki wanita  dalam urusan yang terkait pemerintahan, baik sebagai pegawai maupun  kepala pada lembaga-lembaga negara yang tidak termasuk &lt;em&gt;hukkÃ¢m.&lt;/em&gt;6  Sebab, posisi &lt;em&gt;hukkÃ¢m&lt;/em&gt; memang tidak boleh dipegang wanita  sebagaimana sabda Rasulullah saw. yang dituturlan Abu Bakrah ra.:&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;" dir="rtl"&gt;Ù„ÙŽÙ†Ù’  ÙŠÙÙÙ’Ù„ÙØ­ÙŽ Ù‚ÙŽÙˆÙ’Ù…ÙŒ ÙˆÙŽÙ„Ù‘ÙŽÙˆÙ’Ø§ Ø£ÙŽÙ…Ù’Ø±ÙŽÙ‡ÙÙ…Ù’  Ø§Ù…Ù’Ø±ÙŽØ£ÙŽØ©Ù‹&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Tidak beruntung  suatu kaum yang menyerahkan urusannya kepada seorang wanita &lt;/em&gt;(HR  al-Bukhari).7&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Adanya &lt;em&gt;dzamm &lt;/em&gt;(celaan)  berupa &lt;em&gt;lan yufliha &lt;/em&gt;(tidak beruntung) merupakan &lt;em&gt;qarÃ®nah  (indikator) &lt;/em&gt;bahwa &lt;em&gt;thalab at-tarki jÃ¢zim[an] &lt;/em&gt;(tuntutan  untuk meninggalkan dalam hadis tersebut bersifat pasti). Karena itu,  haram bagi wanita menjabat sebagai &lt;em&gt;hukkÃ¢m&lt;/em&gt;: &lt;em&gt;Khalifah&lt;/em&gt;  (Kepala Negara Khilafah), &lt;em&gt;Muawin&lt;/em&gt; (Pembantu Khalifah), &lt;em&gt;Wali &lt;/em&gt;(gubernur),  &lt;em&gt;Qadhi Qudhat &lt;/em&gt;(Pemimpim para qodhi) dan &lt;em&gt;Qadhi Mazhalim&lt;/em&gt;  (Qadhi yang mempunyai kewajiban menghilangkan kezaliman termasuk  memecat &lt;em&gt;Khalifah &lt;/em&gt;jika melakukan kezaliman terhadap rakyat atau  menyalahi al-Quran dan al-Hadis).&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Adapun jabatan-jabatan  yang tidak termasuk &lt;em&gt;wilÃ¢yatul-amri/wilÃ¢yatul-hukm &lt;/em&gt;maka boleh  bagi wanita untuk menjabatnya, antara lain menjadi anggota Majelis  Wilayah, anggota Majlis Ummah, &lt;em&gt;qadhi khushumat&lt;/em&gt; (hakim yang  menyelesaikan perselisihan antarrakyat), &lt;em&gt;qÃ¢dhi hisbah&lt;/em&gt; (hakim  yang langsung menyelesaikan pengurangan atas hak-hak rakyat).8 Boleh  juga bagi wanita menjadi kepala Departemen Kesehatan, Departemen  Pendidikan, Departemen Perindustrian, Departemen Perdagangan, Rektor  Perguruan Tinggi Negeri dll.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya, hukum  kepemimpinan bagi pria merupakan bentuk penghormatan Islam kepada  wanita. Wanita tidak diberi beban tanggung jawab yang berat agar peran  utama wanita sebagai ibu dan pengatur rumah tanggaâ€”yang notabene  adalah peran yang agung dan mulia karena akan melahirkan generasi yang  berkualitasâ€”tetap terpelihara. Manakala wanita dibebani peran  kekuasaan yang berat dan luas maka peran utama akan terganggu dan nasib  generasi akan dipertaruhkan.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;b. Hak Waris Wanita Setengah dari Pria.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kelompok liberal  menuduh syariah Islam merendahkan wanita karena&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;memberi  waris kepadanya setengah dari pria. Mereka mengatakan, â€œSebenarnya  perbedaan pemba-gian harta warisan satu berbanding dua (1:2),  sebagaimana disyariatkan oleh Islam, seperti ditegaskan di dalam QS  an-Nisaâ€™ [4]: 176, tidak didasarkan pada status seseorang, melainkan  atas tugas dan tanggung jawabnya. Dalam hal ini pria mendapat beban jauh  lebih berat daripada yang dipikulkan di atas pundak wanita.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Hukum waris dinilai  tidak responsif jender. Supaya responsif jender, mereka menawarkan suatu  metode penafsiran al-Quran secara kontekstual, bukan tekstual, kemudian  memahaminya dengan mempergunakan teori hermeneutika.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ijtihad dan penafsiran  model hermeunetik ini akan menghasilan keadilan, yaitu perbandingan  1:1. Secara tekstual al-Quran memang menyatakan bahwa bagian perempuan  adalah separuh bagian laki-laki, karena waktu itu, yaitu sebelum  turunnya ayat-ayat tentang waris, perempuan Arab tidak pernah  diperhitungkan sebagai pewaris.9&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya penetapan  hukum tentang waris tidak bisa diubah karena: &lt;em&gt;Pertama,&lt;/em&gt; ayat  tentang waris merupakan ayat yang bersifat &lt;em&gt;qathâ€™i&lt;/em&gt; (pasti),  baik dari sisi sumbernya (yaitu al-Quran) maupun dari sisi &lt;em&gt;dalÃ¢lah &lt;/em&gt;(redaksi)-nya;  tidak mungkin ada penafsiran yang berbeda pada ayat: &lt;em&gt;lidzdzakari  mitslu hadhdhi untsayayn&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;(&lt;em&gt;bagian seorang anak  lelaki sama dengan bagian dua orang anak perempuan).&lt;/em&gt; Nash yang &lt;em&gt;qathâ€™i  &lt;/em&gt;(tegas) bukan wilayah ijtihad sehingga hukum yang dipaparkan Allah  dalam nash tersebut telah jelas; tidak sah ijtihad yang dilakukan  padanya.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Kedua&lt;/em&gt;: frasa &lt;em&gt;farÃ®dhat[an]  min AllÃ¢h&lt;/em&gt; (QS an-Nisaâ€™ [4]: 11) merupakan &lt;em&gt;ath-thalabu  al-fiâ€™li&lt;/em&gt; &lt;em&gt;jÃ¢ziman&lt;/em&gt; (tuntutan untuk mengerjakan secara  tegas). Hal ini menunjukkan pembagian waris memang ditetapkan dengan  ketentuan seperti itu. Karenanya, seluruh ulama mazhab (Imam Syafii,  Imam Hanbali, Hanafi dan Maliki) berpendapat sama: pada prinsipnya &lt;em&gt;wanita  mendapatkan harta warisan seperdua bagian pria&lt;/em&gt; (QS an-Nisaâ€™ [4]:  11).&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bagian wanita ini  merupakan bagian yang sebenarnya lebih banyak dari bagian pria, karena  sekalipun seperdua, tetapi penuh milik wanita, sementara wanita  selamanya tidak pernah wajib nafkah. Bahkan bagi wanita yang bekerja,  maka gaji sebanyak apapun milik dia sendiri dan seandainya dia  memberikan sebagiannya untuk keluarga itu merupakan sedekah yang sunnah  hukumnya. Di sinilah letak keadilan yang sesungguhnya bagi wanita.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;WallÃ¢hu aâ€™lam  bi ash-shawÃ¢b. &lt;/em&gt;&lt;strong&gt;[]&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Dra. Rahma  Qomariyah, MPd.I; &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Penulis adalah Ketua Lajnah  Tsaqafiyah Muslimah HTI Pusat.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Catatan  kaki:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1  Taqiyuddin  an-Nabhani&lt;em&gt;, Asy-Syakhshiyah IslÃ¢miyah Juz III&lt;/em&gt;, Beirut,  Libanon, Darul Ummah, 2005, hlm. 365.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;2  Wiwi Siti Sajaroh,  â€œGender dalam Islamâ€ dalam buku &lt;em&gt;Pengantar Kajian Gender&lt;/em&gt;,  Tim Penulis PSW UIN, Jakarta, PSW UIN Syarif Hidayatullah, 2003, hlm.  221-222&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;3  Abdurrahman Al  Bagdadi, &lt;em&gt;Emansipasi Adakah dalam Islam&lt;/em&gt;, Jakarta, Gema Insani  Press, 1997.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;4  Hafidz Abdurrahman,  &lt;em&gt;Ushul Fiqih â€“ Membangun Paradigma Berfikir Tasyriâ€™i&lt;/em&gt;,  Bogor, Al Azhar Press, 2003, hlm. 119-120.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;5  Aâ€™thaâ€™ bin  Khalil, &lt;em&gt;Kajian Ushul Fikih Mudah dan Praktis&lt;/em&gt;-(edisi Indonesia),  Bogor, Pustaka Thariqu Izzah, 2003, hlm.148-149.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;6  Taqiyuddin  an-Nabhani&lt;em&gt;, Ajhizah ad-Dawlah al-Islamiyah&lt;/em&gt;, Beirut, Libanon,  Darul Ummah, 2005, hlm. 23.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;7  Hadis sahih riwayat  al-Bukhari, hadis no. 6570&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;8  Taqiyuddin  an-Nabhani&lt;em&gt;, Ajhizah ad-Dawlah al-Islamiyah&lt;/em&gt;, Beirut, Libanon,  Darul Ummah, 2005, hlm. 134, 119 dan 153.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;9  Wiwi Siti Sajaroh, &lt;em&gt;Op.  Cit&lt;/em&gt;., hlm. 218-222.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diambil dari http://cokiehti.wordpress.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36241457425604642-9164950303465054653?l=rumahmadina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahmadina.blogspot.com/feeds/9164950303465054653/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2010/01/syariah-merendahkan-wanita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/9164950303465054653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/9164950303465054653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2010/01/syariah-merendahkan-wanita.html' title='Syariah Merendahkan Wanita?'/><author><name>Busana Muslim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36241457425604642.post-8945682481541883241</id><published>2010-01-28T00:33:00.000-08:00</published><updated>2010-01-28T00:35:29.680-08:00</updated><title type='text'>Pengakuan Poligami Aa Gym</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kenapa orang mesum di luar nikah tidak  di usik, kalau poligami seperti aneh?  beliau mencoba ke anehan  tersebut?&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="text-align: center; display: block;"&gt;&lt;object width="425" height="350"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/Adnr61hqHlU&amp;amp;rel=1&amp;amp;fs=1&amp;amp;showsearch=0&amp;amp;hd=0"&gt;  &lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt; &lt;param name="wmode" value="transparent"&gt; &lt;embed src="http://www.youtube.com/v/Adnr61hqHlU&amp;amp;rel=1&amp;amp;fs=1&amp;amp;showsearch=0&amp;amp;hd=0" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" wmode="transparent" width="425" height="350"&gt;&lt;/embed&gt; &lt;/object&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Memang jarang orang yang berpoligami  dengan niat dan tujuan seperti yang dicontohkan Nabi SAW.&lt;br /&gt;mungkin bagi yang mau berpoligami sedikit mengambil hikmah dan  pengalaman dari Aa Gym.&lt;br /&gt;Ada fakta-fakta yang menarik dari pengakuan AA dan Teteh yang patut kita  cermati:&lt;span id="more-260"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt; AA menikah lagi seijin istrinya yang  telah dinikahi 20 tahun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Persiapan berpoligami dilakukan selama 5 bulan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Istri kedua dipilih oleh Teteh dengan 4 calon yang diajukan AA,  yaitu:&lt;br /&gt;a.Wanita muda yang belum menikah;&lt;br /&gt;b.Janda tanpa anak;&lt;br /&gt;c.Janda dengan 3 anak;&lt;br /&gt;d.Janda yang sudah berumur (nenek yang suka masuk angin istilah teteh)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Teteh memilih janda berusia 37 tahun beranak tiga.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;AA dan Teteh memperkenalkan istri kedua AA pada khalayak&lt;br /&gt;umum khususnya dilingkungan PT. MQ.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak ada konflik yang kita lihat pada keluarga AA dan&lt;br /&gt;Teteh. Mereka kompak, selalu tersenyum dan tetap mesra.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;AA dan Teteh berketetapan berpoligami untuk mencoba memberi&lt;br /&gt;salah satu contoh bagaimana poligami yang islami, yang sesuai dengan&lt;br /&gt;tuntunan Islam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mereka melakukannya atas dasar keimanan dan persiapan lahir&lt;br /&gt;batin yang mantap.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dari fakta-fakta di atas seharusnya kita  seharusnya merenung dan berpikir ulang tentang pengetahuan poligami  yang kita pahami. Sudahkah kita memahami poligami secara Islam yang&lt;br /&gt;sesungguhnya?&lt;/p&gt; &lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt; Bahwa keputusan poligami tidak diambil seenak hati pria dan&lt;br /&gt;tidak boleh seenaknya dilakukan tanpa ijtihad/pertimbangan yang&lt;br /&gt;matang dengan memperhatikan semua aspek, terutama kemampuan&lt;br /&gt;manajemen rumah tangga yang baik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagi yang tidak mampu, jangan pernah berpikir dan berencana&lt;br /&gt;untuk berpoligami. Syarat-syarat poligami sangat berat, baik syarat&lt;br /&gt;ekonomi, psikologi dan sosial.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ingat! Kenyataan poligami di masyarakat sangat beragam. Ada&lt;br /&gt;mereka yang berpoligami secara Islami, mereka yang berpoligami&lt;br /&gt;kebetulan beragama Islam, atau poligami yang dilakukan oleh non&lt;br /&gt;muslim. Jangan sampai salah kaprah! Poligami yang dimaksud adalah&lt;br /&gt;yang sesuai dengan syariat Islam dengan syarat-syarat yang berat.&lt;br /&gt;Bukan poligami yang lain!&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Bagi yang mampu berpoligami, pelajari  lagi ilmu tentang&lt;br /&gt;poligami. Baca sebanyak mungkin fiqih poligami, pelajari&lt;br /&gt;sirah/riwayat/asbabun nuzul tentang poligami dari Rasulullah&lt;br /&gt;Muhammad SAW, sahabat, ulama dan orang-orang shaleh. Jangan lupa&lt;br /&gt;libatkan Istri dan keluarga (anak-anak) dalam rangka mempersiapkan&lt;br /&gt;poligami. Ingat: Poligami yang Islami hanya bisa dilakukan dan di&lt;br /&gt;terima oleh mereka yang mengerti dan paham&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="text-align: center; display: block;"&gt;&lt;object width="425" height="350"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/CiUctSF0lLI&amp;amp;rel=1&amp;amp;fs=1&amp;amp;showsearch=0&amp;amp;hd=0"&gt;  &lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt; &lt;param name="wmode" value="transparent"&gt; &lt;embed src="http://www.youtube.com/v/CiUctSF0lLI&amp;amp;rel=1&amp;amp;fs=1&amp;amp;showsearch=0&amp;amp;hd=0" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" wmode="transparent" width="425" height="350"&gt;&lt;/embed&gt; &lt;/object&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; diambil dari http://najidalghozi.wordpress.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36241457425604642-8945682481541883241?l=rumahmadina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahmadina.blogspot.com/feeds/8945682481541883241/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2010/01/pengakuan-poligami-aa-gym.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/8945682481541883241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/8945682481541883241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2010/01/pengakuan-poligami-aa-gym.html' title='Pengakuan Poligami Aa Gym'/><author><name>Busana Muslim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36241457425604642.post-3414773655768228168</id><published>2010-01-28T00:26:00.000-08:00</published><updated>2010-01-28T00:28:05.209-08:00</updated><title type='text'>Jumlah dan Nama nama Istri Nabi Muhammad SAW</title><content type='html'>Jumlah istri Rasulullah yang lebih dari 1 membawa hikmah yang sangat  mendalam di masa kini yaitu semakin banyaknya sumber-sumber ajaran Islam  terutama yang berkaitan dengan fiqih wanita, karena memang dari sanalah  umumnya pelajaran Rasulullah SAW tentang wanita itu berasal. Seandainya  Rasulullah SAW hanya beristrikan satu orang saja, maka kajian fiqih  wanita sekarang ini akan menjadi sangat sempit karena sumbernya terbatas  hanya dari satu orang. Dengan beristri sampai 11 orang, maka sumber itu  menjadi cukup banyak. Maka purnalah Islam sebagai agama yang syamil  mutakamil. &lt;p&gt;Berikut adalah nama nama dan alasan alasan beliau memperistri :&lt;span id="more-258"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;1. Khodijah binti Khuwailid RA&lt;/strong&gt;,ia dinikahi oleh  Rasulullah SAW di Mekkah ketika usia beliau 25 tahun dan Khodijah 40  tahun. Dari pernikahnnya dengan Khodijah Rasulullah SAW memiliki  sejumlah anak laki-laki dan perempuan. Akan tetapi semua anak laki-laki  beliau meninggal. Sedangkan yang anak-anak perempuan beliau adalah:  Zainab, Ruqoyyah, Ummu Kultsum dan Fatimah. Rasulullah SAW tidak menikah  dengan wanita lain selama Khodijah masih hidup.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;strong&gt;2. Saudah binti Zam?ah RA&lt;/strong&gt;, dinikahi oleh Rasulullah  SAW pada bulan Syawwal tahun kesepuluh dari kenabian beberapa hari  setelah wafatnya Khodijah. Ia adalah seorang janda yang ditinggal mati  oleh suaminya yang bernama As-Sakron bin Amr.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. Aisyah binti Abu Bakar RA&lt;/strong&gt;, dinikahi oleh  Rasulullah SAW bulan Syawal tahun kesebelas dari kenabian, setahun  setelah beliau menikahi Saudah atau dua tahun dan lima bulan sebelum  Hijrah. Ia dinikahi ketika berusia 6 tahun dan &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;tinggal serumah di bulan Syawwal 6 bulan setelah hijrah  pada saat usia beliau 9 tahun&lt;/span&gt;. Ia adalah seorang gadis &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;dan Rasulullah SAW tidak pernah menikahi seorang gadis selain  Aisyah.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan menikahi Aisyah, maka hubungan beliau dengan Abu Bakar menjadi  sangat kuat dan mereka memiliki ikatan emosional yang khusus. Posisi  Abu Bakar sendiri sangat pending dalam dakwah Rasulullah SAW baik selama  beliau masih hidup dan setelah wafat. Abu Bakar adalah khalifah  Rasulullah yang pertama yang di bawahnya semua bentuk perpecahan menjadi  sirna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu Aisyah ra adalah sosok wanita yang cerdas dan memiliki  ilmu yang sangat tinggi dimana begitu banyak ajaran Islam terutama  masalah rumah tangga dan urusan wanita yang sumbernya berasal dari sosok  ibunda muslimin ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;4. Hafsoh binti Umar bin Al-Khotob RA&lt;/strong&gt;, beliau  ditinggal mati oleh suaminya Khunais bin Hudzafah As-Sahmi, kemudian  dinikahi oleh Rasulullah SAW pada tahun ketiga Hijriyah. Beliau  menikahinya untuk menghormati bapaknya Umar bin Al-Khotob.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan menikahi hafshah putri Umar, maka hubungan emosional antara  Rasulullah SAW dengan Umar menjadi sedemikian akrab, kuat dan tak  tergoyahkan. Tidak heran karena Umar memiliki pernanan sangant penting  dalam dakwah baik ketika fajar Islam baru mulai merekah maupun saat  perluasan Islam ke tiga peradaban besar dunia. Di tangan Umar, Islam  berhasil membuktikan hampir semua kabar gembira di masa Rasulullah SAW  bahwa Islam akan mengalahkan semua agama di dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;5. Zainab binti Khuzaimah RA&lt;/strong&gt;, dari Bani Hilal bin  Amir bin Sho?sho?ah dan dikenal sebagai Ummul Masakin karena ia sangat  menyayangi mereka. Sebelumnya ia bersuamikan Abdulloh bin Jahsy akan  tetapi suaminya syahid di Uhud, kemudian Rasulullah SAW menikahinya pada  tahun keempat Hijriyyah. Ia meninggal dua atau tiga bulan setelah  pernikahannya dengan Rasulullah SAW .&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;6. Ummu Salamah Hindun binti Abu Umayyah RA&lt;/strong&gt;,  sebelumnya menikah dengan Abu salamah, akan tetapi suaminya tersebut  meninggal di bulan Jumada Akhir tahun 4 Hijriyah dengan menngalkan dua  anak laki-laki dan dua anak perempuan. Ia dinikahi oleh Rasulullah SAW  pada bulan Syawwal di tahun yang sama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Alasan beliau menikahinya adalah untuk menghormati Ummu Salamah dan  memelihara anak-anak yatim tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;7. Zainab binti Jahsyi bin Royab RA&lt;/strong&gt;, dari Bani Asad  bin Khuzaimah dan merupakan puteri bibi Rasulullah SAW. Sebelumnya ia  menikahi dengan Zaid bin Harits kemudian diceraikan oleh suaminya  tersebut. Ia dinikahi oleh Rasulullah SAW di bulan Dzul Qo?dah tahun  kelima dari Hijrah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernikahan tersebut adalah atas perintah Alloh SWT untuk menghapus  kebiasaan Jahiliyah dalam hal pengangkatan anak dan juga menghapus  segala konskuensi pengangkatan anak tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;8. Juwairiyah binti Al-Harits RA&lt;/strong&gt;, pemimpin Bani  Mustholiq dari Khuza?ah. Ia merupakan tawanan perang yang sahamnya  dimiliki oleh Tsabit bin Qais bin Syimas, kemudian ditebus oleh  Rasulullah SAW dan dinikahi oleh beliau pada bulan Sya?ban tahun ke 6  Hijrah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Alasan beliau menikahinya adalah untuk menghormatinya dan meraih  simpati dari kabilhnya (karena ia adalah anak pemimpin kabilah tersebut)  dan membebaskan tawanan perang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;9. Ummu Habibah Ramlah binti Abu Sufyan RA&lt;/strong&gt;,  sebelumnya ia dinikahi oleh Ubaidillah bin Jahsy dan hijrah bersamanya  ke Habsyah. Suaminya tersebut murtad dan menjadi nashroni dan meninggal  di sana. Ummu Habibbah tetap istiqomah terhadap agamanya. Ketika  Rasulullah SAW mengirim Amr bin Umayyah Adh-Dhomari untuk menyampaikan  surat kepada raja Najasy pada bulan Muharrom tahun 7 Hijrah. Nabi  mengkhitbah Ummu Habibah melalu raja tersebut dan dinikahkan serta  dipulangkan kembali ke Madinah bersama Surahbil bin Hasanah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sehingga alasan yang paling kuat adalah untuk menghibur beliau dan  memberikan sosok pengganti yang lebih baik baginya. Serta penghargaan  kepada mereka yang hijrah ke Habasyah karena mereka sebelumnya telah  mengalami siksaan dan tekanan yang berat di Mekkah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;10. Shofiyyah binti Huyay bin Akhtob RA&lt;/strong&gt;, dari Bani  Israel, ia merupakan tawan perang Khoibar lalu Rasulullah SAW memilihnya  dan dimeredekakan serta dinikahinya setelah menaklukan Khoibar tahun 7  Hijriyyah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernakahan tersebut bertujuan untuk menjaga kedudukan beliau sebagai  anak dari pemuka kabilah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;11. Maimunah binti Al- Harits RA&lt;/strong&gt; , saudarinya Ummu  Al-Fadhl Lubabah binti Al-Harits. Ia adalah seorang janda yang sudah  berusia lanjut, dinikahi di bulan Dzul Qa?dah tahun 7 Hijrah pada saat  melaksanakan Umroh Qadho.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari kesemua wanita yang dinikahi Rasulullah SAW, tak satupun dari  mereka yang melahirkan anak hasil perkawinan mereka dengan Rasulullah  SAW, kecuali Khadijatul Kubra seperti yang disebutkan di atas. Namun  Rasulullah SAW pernah memiliki anak laki-laki selain dari Khadijah yaitu  dari seorang budak wanita yang bernama Mariah Al-Qibthiyah yang  merupakan hadiah dari Muqauqis pembesar Mesir. Anak itu bernama Ibrahim  namun meninggal saat masih kecil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikianlah sekelumit data singkat para istri Rasulullah SAW yang  mulia, dimana secara khusus Rasulullah SAW diizinkan mengawini mereka  dan julah mereka lebih dari 4 orang, batas maksimal poligami dalam  Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari kesemuanya itu, umumnya Rasulullah SAW menikahi mereka karena  pertimbangan kemanusiaan dan kelancaran urusan dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini diambil dari http://cokiehti.wordpress.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36241457425604642-3414773655768228168?l=rumahmadina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahmadina.blogspot.com/feeds/3414773655768228168/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2010/01/jumlah-dan-nama-nama-istri-nabi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/3414773655768228168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/3414773655768228168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2010/01/jumlah-dan-nama-nama-istri-nabi.html' title='Jumlah dan Nama nama Istri Nabi Muhammad SAW'/><author><name>Busana Muslim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36241457425604642.post-2871483802261045238</id><published>2010-01-27T00:54:00.000-08:00</published><updated>2010-01-27T00:55:02.896-08:00</updated><title type='text'>Mulai Juli, Facebook Tak Gratis Lagi</title><content type='html'>&lt;p&gt; Facebook disebut-sebut akan menarik bayaran pada penggunanya. Penarikan  biaya sebesar Rp 140 ribu per bulan itu akan mulai dilakukan Juli 2010. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Sebuah kelompok telah memiliki 200.000 anggota percaya situs itu akan  segera menarik biaya sekitar US$14,99 (Rp 140 ribu) dari pengguna  jejaring sosial itu. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Grup bernama “Kami tidak akan membayar untuk menggunakan Facebook - kami  keluar jika hal ini terjadi”, sekarang memiliki lebih dari 140.000  anggota dan bertujuan untuk mendapatkan 300.000 anggota yang  menandatangani petisi. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; “Ini adalah sebuah petisi untuk menghentikan Facebook dari biaya US$  14,99 per bulan mulai bulan Juli 2010 “. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; “Karena popularitas besar Facebook, Mark Zuckerberg (pendiri dan chief)  mendapat banyak penawaran dari orang yang ingin membeli Facebook,  orang-orang yang akan menjadikannya sebagai sebuah &lt;i&gt;paysite&lt;/i&gt; (situs  berbayar)”. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; “Mari kita terus bersama-sama dan biarkan mereka tahu bahwa kita akan  meninggalkan Facebook jika mereka memutuskan untuk menarik bayaran,”  kata kelompok manifesto. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Namun, Facebook menyangkal keras klaim itu. Seorang juru bicara  perusahaan mengatakan: “Kami tidak punya rencana untuk menarik bayaran  pada pengguna Facebook untuk layanan dasar. Facebook adalah layanan  gratis bagi 350 juta pengguna. ” &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;  Beberapa kelompok-kelompok kecil yang didedikasikan untuk menyebarkan  pesan bahwa Facebook akan menarik bayaran mulai awal Juli 2010 juga  bermunculan. Rumor tentang Facebook tak gratis lagi itu tampaknya datang  dari email &lt;i&gt;hoax&lt;/i&gt; yang beredar di situs.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;bbc/surya tabloid nova&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36241457425604642-2871483802261045238?l=rumahmadina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahmadina.blogspot.com/feeds/2871483802261045238/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2010/01/mulai-juli-facebook-tak-gratis-lagi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/2871483802261045238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/2871483802261045238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2010/01/mulai-juli-facebook-tak-gratis-lagi.html' title='Mulai Juli, Facebook Tak Gratis Lagi'/><author><name>Busana Muslim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36241457425604642.post-8115780735714995761</id><published>2010-01-21T02:29:00.000-08:00</published><updated>2010-01-21T02:30:35.647-08:00</updated><title type='text'>Skimmer di Mulut ATM</title><content type='html'>&lt;span class="meta"&gt; &lt;/span&gt;   &lt;div class="post-body"&gt; &lt;style&gt;.fullpost{display:inline;}&lt;/style&gt; &lt;p&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; width: 285px; height: 312px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_-nQfPsfB_KE/S1e4cpghciI/AAAAAAAADHs/Vws8X9YmQ1Q/s320/skim1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5429010678136533538" border="0" /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Skimmer&lt;/span&gt; atau alat pencuri data nasabah yang dipasang di mulut &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ATM&lt;/span&gt;, menjadi perhatian pasca terkuaknya kasus pencurian dana nasabah bank di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bali&lt;/span&gt;. Alat ini dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat rapi dan nasabah awam akan menganggapnya tidak ada yang ganjil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar di atas adalah salah satu alat skimmer yang disebut "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;contoh yang sempurna&lt;/span&gt;" dalam artikel di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;www.krebsonsecurity.com&lt;/span&gt;. Gambar pertama menunjukkan mulut/slot untuk keluar masuk kartu ATM yang asli. Gambar kedua adalah alat tambahan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;electronic data capture&lt;/span&gt;) alias skimmer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar ketiga adalah wujud skimmer yang dipisahkan dari slot asli. Gambar keempat, setelah kedua alat ini disatukan, terlihat sangat sempurna. Orang awam tentu akan terpedaya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Skimmer di atas ditemukan di ATM Citibank di Woodland Hills, California, AS, pada 6 Desember 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang nasabah memasukkan kartu ATM-nya di slot, data di kartu nasabah langsung terekam. Skimmer ini juga dilengkapi kamera mikro guna merekam gerak-gerik jemari nasabah saat memencet &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PIN&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika data nasabah dan PIN telah dikantungi, pencuri segera membuat kartu bodong/duplikat. Data nasabah yang telah didapat dimasukkan ke dalamnya dan berbekal PIN yang telah dipelajari, terjadilah upaya pembobolan rekening tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya alat ini dipasang di mulut ATM. Kemudian, dipasang kamera kecil tak jauh dari mesin ATM tersebut. Sementara tak jauh dari lokasi tersebut pelaku memantau transaksi nasabah via laptop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skimmer ini bisa ditangkal dengan alat anti-skimmer.  Untuk menghindari Skimming berikut tips yang mungkin berguna:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;    Kenali mesin ATM yang digunakan dengan baik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kalau bisa, gunakan ATM di lokasi yang sama sesering mungkin sehingga akan terlihat jika terjadi perubahan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    Perhatikan bila ada hal aneh pada mesin ATM seperti goresan, bercak, selotip, bekas lem dan hal-hal mencurigakan lainnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    Jika menemukan perubahan atau keganjilan pada ATM, laporkan pada pihak Bank dan tunda/jangan lakukan transaksi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    Upayakan untuk mengakses ATM yang ada di dalam bank atau di lokasi yang ramai dan terang untuk meminimalisir risiko.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Untuk penggunaan kartu di luar ATM (pada tempat belanja atau restoran) selalu perhatikan apa yang dilakukan petugas pada kartu dan tanyakan jika ada perilaku yang aneh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Jika digunakan saat berbelanja, kartu harusnya hanya digesekkan pada mesin resmi dan mesin kasir, tanyakan pada petugas bila menggesekkan kartu ke alat lain (terutama jika alat itu ada di tempat tersembunyi seperti di balik meja).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumber: DetikNews&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36241457425604642-8115780735714995761?l=rumahmadina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahmadina.blogspot.com/feeds/8115780735714995761/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2010/01/skimmer-di-mulut-atm.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/8115780735714995761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/8115780735714995761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2010/01/skimmer-di-mulut-atm.html' title='Skimmer di Mulut ATM'/><author><name>Busana Muslim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_-nQfPsfB_KE/S1e4cpghciI/AAAAAAAADHs/Vws8X9YmQ1Q/s72-c/skim1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36241457425604642.post-5446176381108047981</id><published>2010-01-14T01:37:00.000-08:00</published><updated>2010-01-14T01:39:41.906-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips dan triks'/><title type='text'>Tips Menguras Air Coolant</title><content type='html'>Fungsi radiator yang sangat penting bagi kendaraan yaitu untuk membantu proses pendinginan mesin agar suhunya tetap terjaga. Namun, letak lubang pembuangannya di tiap motor ternyata berbeda. &lt;p&gt;Di Yamaha, ada Jupiter MX dan V-Ixion. Mesin keduanya mirip, posisi pengurasan air coolant pun sama. Di Kawasaki; Ninja 150 RR dan Ninja 250, meski bukanya sama-sama pakai kunci T-8, tapi posisinya beda. Setelah kita buka fairing bawah, untuk Ninja 250 lubangnya ada di kiri. Sedang Ninja 150 RR di kanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lain lagi Honda Vario. Kita harus copot dulu cover radiatornya. Setelah itu, baru buka baut di bagian bawah mesin kanan. Proses pengurasan pun tetap sama dengan motor lain, minimal tiap 9.000 km. Kalau Honda yang paling gampang di CS-1, sebab pipa dari radiator ke water-pump terbuka, jadi memudahkan pengerjaan dibanding Vario dan CBR yang harus melepas bodi samping dulu. Untuk praktiknya, tinggal kendurkan baut klem pengikat pipanya atau mencopot baut pembuangan pakai kunci ring 8. Kalau di CBR, posisi baut jangan sampai tertukar. Baut pembuangan air coolant ada ringnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah, untuk mengurasnya perhatikan hal berikut:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. mesin harus dingin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. tutup radiator di atas jangan dibuka dulu sebelum melepas baut pembuangan bawah agar cairan coolant gak langsung meluber dengan cepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pengisian, awalnya mesin kendaraan harus tetap menyala dan isi sedikit demi sedikit air coolantnya hingga batas yang dianjurkan, agar semua cairan terisi penuh sesuai proporsi dari radiator itu. Cek juga secara rutin pada tangki cadangan (reservoir). Jika permukaan air ada di bawah garis batas, segera tambahkan cairan coolantnya.[sssb]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;solusimobil.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36241457425604642-5446176381108047981?l=rumahmadina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahmadina.blogspot.com/feeds/5446176381108047981/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2010/01/tips-menguras-air-coolant.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/5446176381108047981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/5446176381108047981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2010/01/tips-menguras-air-coolant.html' title='Tips Menguras Air Coolant'/><author><name>Busana Muslim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36241457425604642.post-3731110725655032740</id><published>2010-01-14T01:35:00.000-08:00</published><updated>2010-01-14T01:37:02.957-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips dan triks'/><title type='text'>Merawat Bagian Penting Motor Saat Musim Hujan</title><content type='html'>Musim hujan telah tiba. Hal ini tentu membawa masalah tersendiri bagi pengguna motor. Motor kini terancam menghadapi medan dengan percikan air maupun lumpur. Hal yang paling perlu diperhatikan adalah sektor kabel bodi, mika spidometer, reflector lampu dan boks filter karburator. Perlu langkah khusus untuk merawatnya. Berikut langkah-langkahnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mika spidometer &amp;amp; reflektor lampu merupakan bagian mika yang jika tidak rapat dapat menimbulkan embun dan mengganggu penglihatan. Paling parah di bagian reflector lampu. Sebab kalau sampai ada air yang menyelinap, hal itu bisa bikin reflector jadi kusam dan menimbulkan jamur yang akhirnya bikin lampu jadi gak terang. Untuk menghindari hal tersebut, tutup bagian sambungan mika reflector yang retak atau terbuka dengan menggunakan sealent. Selain untuk mencegah air masuk, hal itu juga bisa meminimalisir bunyi getaran yang dihasilkan mika lampu dan spidometer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Filter karburator berfungsi sebagai penyaring udara yang masuk ke karburator. Prinsipnya hampir sama dengan mika reflector mengingat hampir semua boks filter terbelah dalam dua bagian. Pada salah satu bagian boks filter itu dilengkapi semacam paking karet. Kalau peranti itu sudah getas atau rusak, air dan debu sangat berpotensi nyelinap ke dalam boks filter. Untuk mengatasinya, tambahkan seal­ent pada kedua sisi permukaan boks filter yang saling bersentuhan secukupnya. Selain itu, bila boks filter retak atau pecah sebaiknya bagian yang pecah ditambal lem plastik seperti Dextone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kabel bodi lebih khusus untuk pengguna tunggangan bergenre sport,. Golongan ini harus lebih cermat dengan kabel-kabel bodi karena risiko terkena air dan korslet lebih besar dari bebek atau skutik. Motor sport terkenal minim cover bodi. Perhatikan kabel bodi yang telanjang dan kabel yang masuk ke soket-soket. Sebab, kalau kulit kabel tak menyelimuti peranti itu secara utuh, dapat menyebabkan korsleting. Efeknya banyak, mulai dari mesin mbrebet, lampu ogah menyala sampai mesin mati total.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasinya, lapisi seluruh soket-soket dan kabel yang terbuka memanfaatkan isolasi hitam. Selain itu perhatikan juga bagian cop busi. Kalau bagian itu tidak kuat menutup bagian busi, bisa membuat motor ngadat. Jika hal ini terjadi, berikan lem sealent pada bagian cop busi yang bersentuhan langsung dengan busi.[sssb]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://solusimobil.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36241457425604642-3731110725655032740?l=rumahmadina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahmadina.blogspot.com/feeds/3731110725655032740/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2010/01/merawat-bagian-penting-motor-saat-musim.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/3731110725655032740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/3731110725655032740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2010/01/merawat-bagian-penting-motor-saat-musim.html' title='Merawat Bagian Penting Motor Saat Musim Hujan'/><author><name>Busana Muslim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36241457425604642.post-1755949284217052223</id><published>2010-01-13T00:52:00.000-08:00</published><updated>2010-01-13T00:55:06.952-08:00</updated><title type='text'>2010, Rok Jadi Primadona</title><content type='html'>&lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt;BAJU muslim&lt;/a&gt; bukan hanya dipakai untuk lebaran saja. Setiap hari, tren &lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt;busana muslim&lt;/a&gt; makin "membumi" di semua pecinta fesyen Tanah Air. Up2date, sebagai merek &lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt;busana muslimah&lt;/a&gt; siap pakai merupakan salah satu kilbat fesyen para pecinta busana muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2010, Up2date menawarkan gaya pakaian yang memadu unsur desain modern lewat potongan pakaian yang tegas. Permainan kombinasi warna senada tanpa meninggalkan unsur etnis juga tampak menonjol pada koleksi mendatang. Gaya pakaian itu dirangkum dalam tema berjudul "InterAction 2010".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan tema diambil dari interaksi yang terjadi dalam berbagai sendi kehidupan manusia masa kini, akibat pengaruh pandangan globalisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koleksi menampilkan rasa berkilau dan futuristis dari benda-benda teknologis mutakhir yang berpadu dengan juntaian bahan draperi dari pakaian sari India dan Yunani. Kedua unsur tadi melebur bersama gaya fokloris Amerika Latin dan berdampingan dengan tampilan ringkas dan kasual pengaruh gaya Amerika yang khas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini, Up2date kembali menjadikan rok sebagai primadona. Model rok yang ditampilkan kali ini merupakan penyederhanaan dari rok Latin dengan model A-line.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tantangan untuk kami, bagaimana membuat desain berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2010, kami ingin mensosialisasi pemakaian rok yang tidak ribet," tutur Tia Wigati, Bussiness Development, Up2date saat konferensi pers InterAction peragaan koleksi busana muslim kasual 2010, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (3/11/09).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rancangan Up2date kali ini banyak menyajikan bentuk celana, blus tunik, dan gamis. Namun model strapless dress, long dress, one shoulder, halter neck, long coat, backless, dan turtle neck turut memperkaya rancangan "InterAction 2010".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksen origami, sulam bordir, sulam rajut, aplikasi rajut, olahan draperi, dan ruffles, terlihat banyak memberi efek modern dan bernuansa alam pada koleksi Up2date. Untuk warna-warna yang ditampilkan ada kuning, abu-abu, krem, putih, broken white, hitam, merah, merah marun, hijau, biru, gold, oranye, hijau toska, ungu terong, biru muda, dan warna lainnya tampak terlihat pada koleksi InterAction 2010. Potongan pakaian tampil dengan ringan. Rancangannya sangat terlihat menonjolkan kekuatan dari mix and match dengan warna senada maupun kontras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Koleksi Up2date di Indonesia dari segi warna lebih berani dibandingkan dengan gerai yang ada di Malaysia. Model rancangannya juga lebih leluasa, sedangkan di Malaysia masih konservatif," ungkap Tia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan itu dapat dilihat dari 70 set pakaian yang terbagi dalam empat babak. Pertama, Light Tech. Adalah seni virtual yang merasuk dalam alam realita. Dihadirkan lewat rancangan bernuansa kasual, futuristis, dan feminin. Babak selanjutnya, Southern Folk, yang memperlihatkan perpaduan pengaruh baru dengan unsur tradisi. Kesannya sederhana, namun mewah seperti yang dicitrakan aktris Latin, Maria Felix.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Babak ketiga, Popular Appeal, rancangan Up2date terinspirasi dari keceriaan mode retro 1960-an dan 1970-an yang dipengaruhi gaya Amerika yang ringan, ringkas, dan kasual. Rancangannya diwakili dengan model blus dengan aksen garis bis dan biku warna-warni dan celana palazzo. Gaya busananya ringan dengan unsur padu padan antara material bahan rajut, kaus, dan katun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Babak terakhir, Ode to Nature, rancangan Up2date menonjolkan unsur minimalis dan kesederhanaan. Penggunaan unsur alam pada koleksi ini membuat koleksi busananya terkesan mewah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target market Up2date untuk wanita berusia 25 tahun ke atas. Namun, menurut Tia, rancangan Up2date punya kekuataan mix and match yang bisa dipakai oleh wanita segala usia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt;Baju muslim&lt;/a&gt; sebenarnya dapat dipakai untuk umum, dan bisa dipakai siapa saja. Namun yang membedakan ada pada kerudung. Kerudung itu sendiri sifatnya mendukung penampilan, serta menyesuaikan dengan warna baju," tambah Tia menyebut koleksi Up2date per item mulai Rp185 ribu-Rp600 ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://lifestyle.okezone.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36241457425604642-1755949284217052223?l=rumahmadina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahmadina.blogspot.com/feeds/1755949284217052223/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2010/01/2010-rok-jadi-primadona.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/1755949284217052223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/1755949284217052223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2010/01/2010-rok-jadi-primadona.html' title='2010, Rok Jadi Primadona'/><author><name>Busana Muslim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36241457425604642.post-4261366849865637311</id><published>2010-01-11T21:35:00.001-08:00</published><updated>2010-01-11T21:39:38.734-08:00</updated><title type='text'>Busana Muslim Thiara</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_6i91hTdFbe4/S0wKs82-XzI/AAAAAAAAASY/Qoat8yhXRl0/s1600-h/baju_muslim_blus_thiara19.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 207px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_6i91hTdFbe4/S0wKs82-XzI/AAAAAAAAASY/Qoat8yhXRl0/s320/baju_muslim_blus_thiara19.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5425723418441834290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt;busana muslim&lt;/a&gt; thiara&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_6i91hTdFbe4/S0wKlxyZYwI/AAAAAAAAASQ/FkpaHPpAUOQ/s1600-h/baju_muslim_blus_thiara18.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 207px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_6i91hTdFbe4/S0wKlxyZYwI/AAAAAAAAASQ/FkpaHPpAUOQ/s320/baju_muslim_blus_thiara18.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5425723295210758914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt;baju muslim&lt;/a&gt; thiara&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_6i91hTdFbe4/S0wKgtuXdAI/AAAAAAAAASI/3wBocokS1Mo/s1600-h/baju_muslim_blus_thiara17.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 207px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_6i91hTdFbe4/S0wKgtuXdAI/AAAAAAAAASI/3wBocokS1Mo/s320/baju_muslim_blus_thiara17.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5425723208220767234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt;busana muslimah&lt;/a&gt; thiara&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_6i91hTdFbe4/S0wKbZDTyEI/AAAAAAAAASA/VJKytTo_G38/s1600-h/baju_muslim_blus_thiara16.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 207px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_6i91hTdFbe4/S0wKbZDTyEI/AAAAAAAAASA/VJKytTo_G38/s320/baju_muslim_blus_thiara16.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5425723116772116546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_6i91hTdFbe4/S0wKS1pSwMI/AAAAAAAAAR4/KKAhZcEhWgs/s1600-h/baju_muslim_blus_thiara15.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 207px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_6i91hTdFbe4/S0wKS1pSwMI/AAAAAAAAAR4/KKAhZcEhWgs/s320/baju_muslim_blus_thiara15.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5425722969828802754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36241457425604642-4261366849865637311?l=rumahmadina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahmadina.blogspot.com/feeds/4261366849865637311/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2010/01/busana-muslim-thiara.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/4261366849865637311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/4261366849865637311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2010/01/busana-muslim-thiara.html' title='Busana Muslim Thiara'/><author><name>Busana Muslim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6i91hTdFbe4/S0wKs82-XzI/AAAAAAAAASY/Qoat8yhXRl0/s72-c/baju_muslim_blus_thiara19.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36241457425604642.post-6636539091073410987</id><published>2009-12-16T02:32:00.000-08:00</published><updated>2009-12-16T02:33:53.910-08:00</updated><title type='text'>Tren Busana Muslim Yang Makin Variatif</title><content type='html'>Lebaran sebentar lagi akan tiba. Pastinya banyak yang berburu baju baru untuk Lebaran. Perkembangan model &lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt;busana muslim&lt;/a&gt; yang secepat model busana umum lainnya memberi banyak pilihan variasi bagi pemakainya. Meski terus berkembang, namun menurut beberapa pengelola toko busana muslim, tren tahun ini belum bergeser jauh dari tahun yang lalu. Baju muslim bagi wanita masih banyak yang dihiasi payet, bordir, atau aplikasi bordir model bunga-bunga kecil ala Spanyol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini yang banyak diburu adalah baju atasan tembus pandang beraksen payet atau motif yang kemudian biasa dipadukan dengan atasan dalaman dan celana atau baju terusan berbahan kaus dan spandek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerudung juga makin variatif, meski masih banyak menggunakan artis sebagai patokan. Jika tahun lalu model jilbab Marissa Haque atau jilbab Dewi Yull begitu populer, tahun ini adalah masanya Rianti Cartwright. Tak hanya model&lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt; jilbab&lt;/a&gt; dengan cadar ala Maria di AYAT-AYAT CINTA, namun yang lebih heboh adalah model khumaira, seperti yang sering digunakan Rianti saat memerankan tokoh Khumaira dalam sinetron MUNAJAH CINTA. Jilbab panjang dengan dua lapis bahan sebagai aksen itu laris manis diburu remaja sampai ibu-ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain jenis jilbab yang panjang, jilbab pendek ala Zaskia Adya Mecca maupun jilbab serut dari berbagai bahan, mulai dari kaus katun, spandek, lycra, hingga satin halus masih jadi incaran beberapa remaja. Teh Nini, istri dai kondang Aa Gym yang namanya redup pada tahun ini, juga masih jadi patokan tren. Jilbab motif ala Teh Nini juga cukup banyak dicari. Berbagai jenis bahan dan motif kini bisa digunakan, tak terkecuali batik yang sekarang penggunaannya semakin meluas. Kerudung batik juga tak kurang menjadi buruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: kapanlagi.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36241457425604642-6636539091073410987?l=rumahmadina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahmadina.blogspot.com/feeds/6636539091073410987/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2009/12/tren-busana-muslim-yang-makin-variatif.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/6636539091073410987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/6636539091073410987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2009/12/tren-busana-muslim-yang-makin-variatif.html' title='Tren Busana Muslim Yang Makin Variatif'/><author><name>Busana Muslim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36241457425604642.post-8009006631683759018</id><published>2009-12-10T21:52:00.000-08:00</published><updated>2009-12-10T21:53:56.463-08:00</updated><title type='text'>Penjual Busana Muslim Meraup Untung</title><content type='html'>Jelang bulan suci Ramadan, Pasar Tanahabang di Jakarta Pusat, Jumat (21/8), ramai didatangi pengunjung. Salah satu lorong pasar yang banyak dikunjungi pembeli adalah Blok A, tempat penjualan perlengkapan salat dan &lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt;busana muslim&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjung yang didominasi kaum ibu ini berbelanja untuk keperluan keluarga atau dijual kembali. Pembeli banyak yang memborong mukena dan &lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt;baju koko&lt;/a&gt;. Harga jualnya mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 150 ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Denpasar, Bali, warga kini banyak memburu &lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt;mukena&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt;jilbab&lt;/a&gt; ala artis Manohara. Mukena Manohara banyak dicari muslimah tua dan muda. Model dan corak warnanya yang khas dengan bentuk bulat-bulat aneka warna, seperti yang kerap disaksikan di televisi, membuat pembeli menyukainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil, penjualan mukena yang harganya mencapai Rp 300 ribu ini meningkat hingga 100 persen. Jika biasanya dalam sehari hanya terjual 20 potong, kini bisa mencapai sekitar 200 potong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: Liputan6&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36241457425604642-8009006631683759018?l=rumahmadina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahmadina.blogspot.com/feeds/8009006631683759018/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2009/12/penjual-busana-muslim-meraup-untung.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/8009006631683759018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/8009006631683759018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2009/12/penjual-busana-muslim-meraup-untung.html' title='Penjual Busana Muslim Meraup Untung'/><author><name>Busana Muslim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36241457425604642.post-1495113116290129053</id><published>2009-12-03T23:29:00.000-08:00</published><updated>2009-12-03T23:30:36.423-08:00</updated><title type='text'>Bisnis Busana Muslim Iin Parlina</title><content type='html'>KESUKAAN akan &lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt;busana muslim&lt;/a&gt;, membuat penyanyi Iin Parlina membuka sebuah butik yang diberi nama "Iin Parlina Rumah Sulam", tujuh tahun silam. Di toko bajunya personel "Bimbo" ini tak hanya menyediakan baju-baju jadi, ia juga menyediakan jasa menjahit. "Kalau menjahit sudah saya lakukan dari sepuluh tahun lalu," kata adik kandung penyanyi Sam Bimbo yang pernah menjahit di garasi ini. Iin mengaku menyontoh model dan ukuran baju muslim dari gambar-gambar yang ada pada majalah atau koran. Sedang untuk warna dan bordir ia menyontek dari koleksi kebaya encim yang dimilikinya. Saya langsung jiplak dan tiru saja," kata Iin yang kini mempunyai sejumlah pegawai untuk mengurus butiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: liputan6&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36241457425604642-1495113116290129053?l=rumahmadina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahmadina.blogspot.com/feeds/1495113116290129053/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2009/12/bisnis-busana-muslim-iin-parlina.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/1495113116290129053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/1495113116290129053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2009/12/bisnis-busana-muslim-iin-parlina.html' title='Bisnis Busana Muslim Iin Parlina'/><author><name>Busana Muslim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36241457425604642.post-1608829984499838402</id><published>2009-11-16T08:45:00.000-08:00</published><updated>2009-11-16T08:46:32.797-08:00</updated><title type='text'>Berkabung Dari Kematian</title><content type='html'>Manakala musibah ini menimpa, banyak orang mengungkapkan perasaan berkabungnya dengan berbagai cara. Di antaranya, ada yang berkabung dengan menaikkan bendera setengah tiang karena wafatnya seorang pemimpin atau tokoh besar. Atau kaum laki-laki berkabung atas kematian salah seorang keluarga atau kerabatnya. Ada yang mengungkapkannya dengan mengenakan pakaian serba hitam sebagai simbol duka. Bagaimanakah dengan Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam telah menetapkan, bahwa berkabung hanyalah untuk wanita jika suaminya atau salah satu keluarganya meninggal dunia, dengan cara-cara yang telah ditetapkan syari’at.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAKNA BERKABUNG DALAM ISLAM&lt;br /&gt;Berkabung, dalam bahasa Arabnya adalah al hadaad ( الْحَدَادُ ). Maknanya, tidak mengenakan perhiasan baik berupa pakaian yang menarik, minyak wangi atau lainnya yang dapat menarik orang lain untuk menikahinya [1]. Pendapat lain menyatakan, al hadaad adalah sikap wanita yang tidak mengenakan segala sesuatu yang dapat menarik orang lain untuk menikahinya seperti minyak wangi, celak mata dan pakaian yang menarik dan tidak keluar rumah tanpa keperluan mendesak, setelah kematian suaminya[2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JENIS BERKABUNG&lt;br /&gt;Al hadaad, terbagi menjadi dua. Pertama, berkabung dari kematian suami selama empat bulan sepuluh hari. Kedua, berkabung dari kematian salah satu anggota keluarganya, selain suami selama tiga hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembagian ini berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salllam :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لَا يَحِلُّ لِامْرَأَةٍ تُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ أَنْ تُحِدَّ عَلَى مَيِّتٍ فَوْقَ ثَلَاثٍ إِلَّا عَلَى زَوْجِهَا رواه مسلم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak boleh seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari Akhir untuk berkabung atas kematian melebihi tiga hari, kecuali atas kematian suaminya" [3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam riwayat Bukhari terdapat tambahan lafazh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; فَإِنَّهَا تُحِدُّ عَلَيْهِ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maka ia berkabung atas hal tersebut selama empat bulan sepuluh hari"[4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HUKUM BERKABUNG ATAS KEMATIAN SUAMI&lt;br /&gt;Ulama ahlu sunnah sepakat, kecuali Al Hasan Al Bashri, Al Hakam bin Utaibah dan Asy Sya’bi, menyatakan bahwa hukum berkabung dari kematian suami selama empat bulan sepuluh hari adalah wajib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَالَّذِينَ يُتَوَفَّوْنَ مِنكُمْ وَيَذَرُونَ أَزْوَاجًا يَتَرَبَّصْنَ بِأَنفُسِهِنَّ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا فَإِذَا بَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيمَا فَعَلْنَ فِي أَنفُسِهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرُُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Orang-orang yang meninggal dunia di antaramu dengan meninggalkan isteri-isteri (hendaklah para isteri itu) menangguhkan dirinya (ber'iddah) empat bulan sepuluh hari. Kemudian apabila telah habis masa 'iddahnya, maka tiada dosa bagimu (para wali) membiarkan mereka berbuat terhadap diri mereka menurut yang patut. Allah mengetahui apa yang kamu perbuat" [Al Baqarah:234].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Zainab bintu Abu Salamah, beliau berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سَمِعْتُ أُمَّ سَلَمَةَ تَقُولُ جَاءَتْ امْرَأَةٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ ابْنَتِي تُوُفِّيَ عَنْهَا زَوْجُهَا وَقَدْ اشْتَكَتْ عَيْنَهَا أَفَتَكْحُلُهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا كُلَّ ذَلِكَ يَقُولُ لَا ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا هِيَ أَرْبَعَةُ أَشْهُرٍ وَعَشْرٌ وَقَدْ كَانَتْ إِحْدَاكُنَّ فِي الْجَاهِلِيَّةِ تَرْمِي بِالْبَعْرَةِ عَلَى رَأْسِ الْحَوْلِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku telah mendengar Ummu Salamah berkata: “Seorang wanita datang menemui Rasulullah dan berkata,’Wahai, Rasulullah! Sesungguhnya putriku ditinggal mati suaminya, dan ia mengeluhkan sakit pada matanya. Apakah ia boleh mengenakan celak mata?’.” Lalu Rasulullah menjawab “Tidak!” sebanyak dua atau tiga kali, semuanya dengan kata tidak. Kemudian Rasulullah berkata: “Itu harus empat bulan sepuluh hari, dan dahulu, salah seorang dari kalian pada zaman jahiliyah membuang kotoran binatang pada akhir tahun.”[5]&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;لَا يَحِلُّ لِامْرَأَةٍ تُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ أَنْ تُحِدَّ عَلَى مَيِّتٍ فَوْقَ ثَلَاثٍ إِلَّا عَلَى زَوْجِهَا رواه مسلم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak boleh seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari Akhir untuk berkabung atas kematian melebihi tiga hari, kecuali atas kematian suaminya.[6]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkataan Ulama Dalam Hal Ini :&lt;br /&gt;Ibnu Qudamah (wafat tahun 620 H) menyatakan: Kami tidak mengetahui perbedaan pendapat di antara para ulama tentang kewajiban Al hadaad (berkabung) atas wanita yang suaminya meninggal kecuali dari Al Hasan, beliau menyatakan tidak wajib. Namun pendapat ini adalah pendapat yang syadz (aneh, menyelisihi) pendapat para ulama dan menyelisihi sunnah sehingga pendapat tersebut tidak signifikan.[7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Al Qayyim (wafat tahun 751H) berkata : Umat telah berijma’ tentang kewajiban Ahdaad bagi wanita yag ditinggal mati suaminya, kecuali yang diriwayatkan dari Al Hasan dan Al Hakam bin Utaibah.[8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HUKUM BERKABUNG ATAS KEMATIAN SALAH SATU KELUARGA SELAIN SUAMI&lt;br /&gt;Bekabung atas kematian salah seorang kerabat atau keluarga selain suami diperbolehkan selama tiga hari saja dan tidak boleh lebih. Walaupun diperbolehkan, namun bila suami mengajak berhubungan intim, maka wanita tersebut tidak boleh menolaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Hajar (wafat tahun 852 H) menegaskan: Syari’at memperbolehkan seorang wanita untuk berkabung atas kematian selain suaminya selama tiga hari, karena kesedihan yang mendalam dan penderitaan yang mendera karena kematian orang tersebut. Hal itu tidak wajib menurut kesepakatan para ulama. Namun seandainya suami mengajaknya berhubungan intim (jima’) maka ia tidak boleh menolaknya.[9]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Hazm (wafat tahun 456 H) menyatakan: Seandainya seorang wanita berkabung selama tiga hari atas kematian bapak, saudara, anak, ibu atau kerabat lainnya, maka hal itu mubah.[10]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Al Qayyim (wafat tahun 751 H) juga menyatakan: Berkabung atas kematian suami hukumnya wajib dan atas kematian selainnya boleh saja.[11]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SYARAT-SYARAT DIWAJIBKANNYA AL-HADAAD [12]&lt;br /&gt;1). Wanita tersebut berakal dan baligh. Para ulama telah bersepakat bahwa wanita yang baligh dan berakal diwajibkan melewati masa al hadaad. Namun mereka masih berselisih pendapat tentang wanita yang belum memasuki masa baligh atau gila. Pendapat yang rajih adalah pendapat mayoritas ulama yang mewajibkannya&lt;br /&gt;2). Beragama Islam. Syarat ini juga telah disepakati para ulama. Perbedaan pendapat terjadi pada wanita ahli kitab apakah dikenakan kewajiban ini atau tidak ? Pendapat yang rajih adalah pendapat mayoritas ulama yang menyatakan hal itu diwajibkan atas wanita ahli kitab yang menikah dengan muslim, lalu suaminya meninggal dunia.&lt;br /&gt;3). Menikah dengan akad yang shahih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MASA WAKTU BERKABUNG DAN CARA MENGHITUNG HARINYA&lt;br /&gt;Masa berkabung bagi wanita adalah empat bulan sepuluh hari. Ini berlaku pada semua wanita, kecuali yang hamil. Wanita hamil yang ditinggal mati suaminya, berkabung sampai melahirkan, berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan perempuan-perempuan yang hamil, waktu iddah mereka itu ialah sampai mereka melahirkan kandungannya. Dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya" [Ath Thalaaq : 4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga hadits Subai’ah yang berbunyi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كَتَبَ عُمَرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْأَرْقَمِ الزُّهْرِيِّ إِلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ يُخْبِرُهُ أَنَّ سُبَيْعَةَ أَخْبَرَتْهُ أَنَّهَا كَانَتْ تَحْتَ سَعْدِ بْنِ خَوْلَةَ وَهُوَ فِي بَنِي عَامِرِ بْنِ لُؤَيٍّ وَكَانَ مِمَّنْ شَهِدَ بَدْرًا فَتُوُفِّيَ عَنْهَا فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ وَهِيَ حَامِلٌ فَلَمْ تَنْشَبْ أَنْ وَضَعَتْ حَمْلَهَا بَعْدَ وَفَاتِهِ فَلَمَّا تَعَلَّتْ مِنْ نِفَاسِهَا تَجَمَّلَتْ لِلْخُطَّابِ فَدَخَلَ عَلَيْهَا أَبُو السَّنَابِلِ بْنُ بَعْكَكٍ رَجُلٌ مِنْ بَنِي عَبْدِ الدَّارِ فَقَالَ لَهَا مَا لِي أَرَاكِ مُتَجَمِّلَةً لَعَلَّكِ تَرْجِينَ النِّكَاحَ إِنَّكِ وَاللَّهِ مَا أَنْتِ بِنَاكِحٍ حَتَّى تَمُرَّ عَلَيْكِ أَرْبَعَةُ أَشْهُرٍ وَعَشْرٌ قَالَتْ سُبَيْعَةُ فَلَمَّا قَالَ لِي ذَلِكَ جَمَعْتُ عَلَيَّ ثِيَابِي حِينَ أَمْسَيْتُ فَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلْتُهُ عَنْ ذَلِكَ فَأَفْتَانِي بِأَنِّي قَدْ حَلَلْتُ حِينَ وَضَعْتُ حَمْلِي وَأَمَرَنِي بِالتَّزَوُّجِ إِنْ بَدَا لِي&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Umar bin Abdillah bin Al Arqam Az Zuhri menulis surat kepada Abdullah bin ‘Utbah memberitahukan kepadanya, bahwa Subai’ah telah menceritakan kepadanya bahwa ia (Subai’ah) adalah istri Sa’ad bin Khaulah yang berasal dari Bani ‘Amir bin Lu’ai dan dia ini termasuk orang yang ikut perang Badr. Lalu Sa’ad meninggal dunia pada haji wada’ sedangkan Subai’ah dalam keadaan hamil. Tidak lama kemudian setelah suaminya wafat, ia melahirkan. Ketika selesai nifasnya, maka Subai’ah berhias untuk dinikahi. Abu Sanaabil bin Ba’kak seorang dari Bani Abduddar menemuinya sembari berkata: “Mengapa saya lihat kamu berhias, tampaknya kamu ingin menikah? Tidak demi Allah! Kamu tidak boleh menikah sampai selesai empat bulan sepuluh hari.” Subai’ah berkata: “Ketika ia bicara demikian kepadaku, maka aku memakai pakaianku pada sore harinya, lalu aku mendatangi Rasulullah dan menanyakan hal tersebut. Kemudian Rasulullah memberikan fatwa kepadaku, bahwa aku telah halal dengan melahirkan dan memerintahkanku menikah bila kuinginkan.”[13]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu Imam Ibnu Al Qayyim menyatakan: ‘Adapun orang yang hamil, jika telah melahirkan, maka gugurlah kewajiban berkabungnya tersebut menurut kesepakatan mereka (para ulama), sehingga ia boleh menikah, berhias dan memakai wangi-wangian untuk suaminya (yang baru) dan berhias sesukanya.[14]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Ibnu Hajar menyatakan: Mayoritas ulama dari para salaf dan imam fatwa di berbagai egeri berpendapat bahwa orang yang hamil jika wafat suaminya menjadi halal (boleh menikah) dan selesai masa iddahnya dengan melahirkan.[15]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa berkabung ini dimulai dari hari kematian suami, walaupun berita kematiannya terlambat ia dengar. Demikianlah pendapat mayoritas para sahabat, para imam empat madzhab, Ishaq bin Rahuyah, Abu Ubaid dan Abu Tsaur.[16]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhitungannya dengan menggunakan bulan Hijriyah. Sebagai contoh, seorang wanita ditinggal mati suaminya pada lima hari sebelum bulan Dzulhijjah, maka ia hitung sisa Dzulhijah tersebut dan melihat hilal Muharram, Shafar, Rabi’ul awal dan Robi’u Al Tsani, bila telah genap empat bulan, maka ia gabungkan sisa hari dalam bulan Dzulhijah yang telah dilewati sebelumnya dengan menambahinya sampai genap sepuluh hari empat bulan. Setelah itu, ia boleh berhias sebagaimana wanita lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAL-HAL YANG DILARANG DALAM MASA BERKABUNG&lt;br /&gt;Secara ringkas, wanita yang sedang menjalani masa berkabung, tidak boleh melakukan segala sesuatu yang diharamkan pada wanita yang sedang menunggu masa iddah seperti berhias atau hal-hal lain yang dapat menarik perhatian lelaki untuk menikahinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diharamkan pada wanita yang berkabung ini semua yang diharamkan pada orang yang menunggu masa iddah dari berhias atau yang lainnya yang dapat menarik untuk menikahinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maraji’&lt;br /&gt;1. Fathul Bari, Ibnu Hajar, tanpa cetakan dan tahun, Al Maktabah Al Salafiyah, Mesir&lt;br /&gt;2. Al Kalimaat Al Bayyinaat Fi Ahkam Hadaad Al Mukminat, Muhammad Al Hamuud Al Najdi,cetakan pertama tahun 1415 H, Dar Al Fath&lt;br /&gt;3. Al Mughni, Ibnu Qudamah, tahqiq Abdul Muhsin bin Abdullah Al Turki dan Abdul Fattah bin Muhammad Al Halwu, cetakan kedua tahun 1413H, penerbit Hajar, Kairo&lt;br /&gt;4. Zaad Al Ma’ad Fi Hadyu Khoirul Ibad, Ibnu Al Qayyim, Tahqiiq Syu’aib Al Arnauth dan Abdul Qadir Al Arnauth, cetakan ketiga tahun 1421H Muassasah Al Risalah&lt;br /&gt;5. Al Muhalla , Ibnu Hazm tahqiq Ahmad Muhammad Syakir, tanpa cetakan dan tahun, Daar Al Turats, Mesir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 12/Tahun VIII/1426H/2005. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-761016]&lt;br /&gt;________&lt;br /&gt;Footnotes&lt;br /&gt;[1]. Lihat Fathul Bari, Ibnu Hajar, tanpa cetakan dan tahun, Al Maktabah As Salafiyah, Mesir, hlm. 3/146.&lt;br /&gt;[2]. Lihat Al Kalimaat Al Bayyinaat Fi Ahkam Hadaad Al Mukminat, Muhammad Al Hamuud An Najdi, Cetakan Pertama, Tahun 1415 H, Dar Al Fath, hlm. 8.&lt;br /&gt;[3]. HR Muslim dalam Shahih-nya, Kitab Thalaq, bab Wujub Al Ihdaad, no. 3714.&lt;br /&gt;[4]. HR Bukhari dalam Shahih-nya, Kitab Al Janaaiz, bab Ihdaad Al Mar’ah ‘Ala Ghairi Zaujiha, no. 1280. Lihat Fathul Bari, Op.cit, hlm. 3/146.&lt;br /&gt;[5]. HR Bukhari, Kitab Thalaq, Bab Tahiddu Al Mutawaffa ‘Anha Arba’ata Asyhur Wa ‘Asyra, no. 5.335. Lihat Fathul Bari, Op.cit, hlm. 9/484.&lt;br /&gt;[6]. HR Muslim dalam Shahih-nya, kitab Thalaq, bab Wujub Al Ihdaad no. 3714.&lt;br /&gt;[7]. Al Mughni, Ibnu Qudamah, tahqiq Abdul Muhsin bin Abdullah At Turki dan Abdul Fatah bin Muhammad Al Halwu, Cetakan Kedua, Tahun 1413H, Penerbit Hajar, Kairo, Mesir, hlm. 11/284.&lt;br /&gt;[8]. Zaad Al Ma’ad Fi Hadyu Khairul Ibad, Ibnu Al Qayyim, tahqiq Syu’aib Al Arnauth dan Abdul Qadir Al Arnauth, Cetakan Ketiga, Tahun 1421H Muassasah Ar Risalah, hlm. 5/618.&lt;br /&gt;[9]. Fathul Bari, Op.cit., 3/146.&lt;br /&gt;[10]. Al Muhalla, Ibnu Hazm, tahqiq Ahmad Muhammad Syakir, tanpa cetakan dan tahun, Daar Al Turats, Mesir, hlm. 10/280.&lt;br /&gt;[11]. Zaad Al Ma’ad, Op.cit., 5/618.&lt;br /&gt;[12]. Diringkas secara bebas dari Al Kalimaat Al Bayyinaat Fi Ahkam Hadaad Al Mukminat, Muhamad Al Hamuud An Najdi, Op.cit. hlm. 11-13.&lt;br /&gt;[13]. HR Muslim dalam Shahih-nya, kitab Thalaq, bab Inqidha Al Mutawaaffa ‘Anha Zaujuha, no. 3707.&lt;br /&gt;[14]. Zaad Al Ma’ad, Op.cit, hlm. 5/619.&lt;br /&gt;[15]. Fathul Bari, Op.cit., hlm. 9/474.&lt;br /&gt;[16]. Lihat Al Kalimaat Al Bayyinat, Op.cit., hlm. 19.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36241457425604642-1608829984499838402?l=rumahmadina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahmadina.blogspot.com/feeds/1608829984499838402/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2009/11/berkabung-dari-kematian.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/1608829984499838402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/1608829984499838402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2009/11/berkabung-dari-kematian.html' title='Berkabung Dari Kematian'/><author><name>Busana Muslim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36241457425604642.post-2297617390060258189</id><published>2009-11-16T08:42:00.000-08:00</published><updated>2009-11-16T08:44:37.109-08:00</updated><title type='text'>KUNCI SUKSES BERMU'AMALAH</title><content type='html'>Dalam kehidupan ini, setiap insan pasti berhubungan dengan orang lain. Ia hidup dikelilingi tetangga kanan dan kiri, muka dan belakangnya, dengan berbagai macam corak ragam, tingkah laku dan latar belakangnya. Ada yang muslim, dan barangkali ada pula yang non muslim. Ada yang multazim, dan ada pula yang fasik. Ada yang terpelajar dan ada yang awam.&lt;br /&gt;Rasulullah n telah mengingatkan kepada kita pentingnya menjaga hak-hak tetangga ini. Tetangga memiliki kedudukan yang agung dalam kehidupan beliau. Beliau bersabda:&lt;br /&gt;مَا زَالَ جِبْرِيْلُ يُوْصِيْنِي بِالجَارِ حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّهُ سَيُوَرِّثُهُ&lt;br /&gt;Malaikat Jibril q senatiasa mewasiatkan agar aku berbuat baik kepada tetangga, sehingga aku mengira ia (Jibril) akan memberikan hak waris (bagi mereka). (Muttafaqun 'alaihi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau n mewasiatkan Abu Dzar z :&lt;br /&gt;يَا أَبَا ذَرٍّ, إِذَا طَبَخْتَ مَرَقَةً فَأَكْثِرْ مَاؤُهَا وَ تَعَاهَدْ جِيْرَانَكَ&lt;br /&gt;Wahai, Abu Dzar. Jika engkau memasak makanan, perbanyaklah kuahnya, janganlah engkau lupa membagikannya kepada tetanggamu. (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau n juga memperingatkan dari bahaya menggangu tetangga.&lt;br /&gt;لاَ يَدْخُلُ الجَنَّةَ مَنْ لاَ يَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ&lt;br /&gt;Tidak akan masuk surga, seseorang yang tetangganya tidak merasa aman dari kejahatannya. (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan akhlak seperti ini, Rasulullah n telah berhasil menguasai hati, perasaan dan pikiran manusia. Sehingga, dalam bermu'amalah kepada manusia, kita harus mengedapankan akhlak yang terpuji.&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Dzar z , ia berkata, Rasulullah n pernah berkata kepadaku :&lt;br /&gt;اتَّقِ اللهِ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ.&lt;br /&gt;Bertaqwalah dimanapun engkau berada, dan iringilah perbuatan jelek dengan perbuatan baik, niscaya akan menghapusnya, dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang mulia. (HR at Tirmidzi, dan ia berkata,"Hadits hasan shahih". Juga dishahihkan oleh al Albani di dalam kitab Shahih Sunan at Tirmidzi, no. 2516).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dalam bermu'amalah dengan manusia, seharusnya bersikap santun, memilih kata-kata yang dapat menyejukkan hati. Allah l memerintahkan Nabi Musa dan Harun q untuk berkata lemah-lembut kepada orang yang paling keras kekafirannya, yaitu Fir'aun; Maka berbicalah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah-lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut. (QS Thaha/20:44).&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Dzar z , ia berkata, Nabi n pernah bersabda kepadaku :&lt;br /&gt;لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلِيْقٍ&lt;br /&gt;Janganlah engkau menganggap remeh suatu kebaikan, walaupun sekedar bermanis muka ketika engkau bertemu dengan saudaramu. (Diriwayatkan oleh Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari 'Adiy bin Hatim z , ia berkata, Rasulullah n bersabda :&lt;br /&gt;اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ فَإِنْ لَمْ تَجِدْ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ&lt;br /&gt;Jagalah dirimu dari neraka, meskipun dengan memberikan sebutir kurma. Jika kamu tidak mendapatinya, maka dengan mengucapkan kata-kata yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula, seharusnya menghindari sikap keras dalam bermu'amalah dan kata-kata yang kasar dalam berbicara. Allah l berfirman, yang artinya : Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. (QS Ali Imran/3 : 159).&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Jarir bin Abdullah z , ia berkata, Rasulullah n bersabda :&lt;br /&gt;مَنْ لاَ يَرْحَمِ النَّاسَ لاَ يَرْحَمْهُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ&lt;br /&gt;Barangsiapa yang tidak menyayangi sesama manusia, maka Allah k pun tidak akan menyayanginya. (Muttafaqun 'alaihi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara tabiat, manusia tidak suka dikasari. Sulaiman bin Mihran berkata,"Tidaklah engkau membuat marah seseorang, lalu ia mau mendengarkan kata-katamu."&lt;br /&gt;Oleh karena itu, sikap kasar dan berlagak dalam berbicara merupakan perkara yang dibenci oleh Nabi. Diriwayatkan dari Jabir z , bahwa Rasulullah n bersabda :&lt;br /&gt;إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلاَقًا. وَإِنَّ أَبْغَضَكُمْ إِلَيَّ وَأَبْعَدَكُمْ مِنِّي يَوْمَ الْقِيَامَةِ الثَّرْثَارُونَ وَالْمُتَشَدِّقُونَ وَالْمُتَفَيْهِقُونَ. قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ قَدْ عَلِمْنَا الثَّرْثَارُونَ وَالْمُتَشَدِّقُونَ فَمَا الْمُتَفَيْهِقُونَ: قَالَ: الْمُتَكَبِّرُونَ&lt;br /&gt;"Sesungguhnya orang yang paling aku cintai di antara kalian dan yang paling dekat kedudukannya denganku pada hari kiamat kelak, yaitu orang yang terbaik akhlaknya. Dan orang yang paling aku benci dan paling jauh kedudukannya dariku pada hari kiamat kelak, yaitu tsartsarun, mutasyaddiqun dan mutafaihiqun". Sahabat bertanya : "Ya, Rasulullah. Kami sudah mengetahui arti tsartsarun dan mutasyaddiqun, lalu apa arti mutafaihiqun?" Beliau menjawab,"Orang yang sombong." (HR at Tirmidzi, ia berkata: "Hadits ini hasan". Hadits ini dishahihkan oleh al Albani dalam kitab Shahih Sunan at Tirmidzi, no. 2018).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الثَّرْثَارُونَ (tsartsarun), banyak omong dengan pembicaraan yang menyimpang dari kebenaran.&lt;br /&gt;الْمُتَشَدِّقُونَ (mutasyaddiqun), kata-kata yang meremehkan orang lain dan berbicara dengan suara lagak untuk menunjukkan kefasihannya dan bangga dengan perkataannya sendiri.&lt;br /&gt;الْمُتَفَيْهِقُونَ (mutafaihiqun), berasal dari kata al fahq, yang berarti penuh. Maksudnya, seseorang yang berbicara keras panjang lebar, disertai dengan perasaan sombong dan pongah, serta menggunakan kata-kata asing untuk menunjukkan, seolah dirinya lebih hebat dari yang lainnya.&lt;br /&gt;At Tirmidzi juga meriwayatkan dari 'Abdullah bin al Mubarak t mengenai maksud akhlak yang mulia. Ia berkata,"Yaitu bersikap ramah, memberikan kebaikan kepada orang lain, serta tidak mengganggunya."&lt;br /&gt;Apalagi menghadapi kebanyakan orang, kita harus banyak bersabar. Jika menolak terhadap perbuatan mereka yang kasar, lakukanlah dengan cara yang terbaik. Allah l berfirman, yang artinya : Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan, melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan, melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar. (QS Fushshilat/41 : 34-35).&lt;br /&gt;Hal seperti ini telah dicontohkan langsung oleh Rasulullah n . Dalam sebuah kisah disebutkan, dari Mu'awiyah bin al Hakam as Sulami z , ia berkata :&lt;br /&gt;Ketika aku mengerjakan shalat bersama Rasulullah n , tiba-tiba ada seseorang yang bersin. Aku (pun) berkata : "Yarhamukallah (semoga Allah merahmatimu)."&lt;br /&gt;Orang-orang memandang ke arahku. Aku berkata: "Malangnya ibuku! Mengapa kalian memandangku seperti itu?" Merekapun menepukkan tangan ke paha. Setelah mengerti, bahwa mereka menyuruhku diam, maka akupun diam.&lt;br /&gt;Setelah Rasulullah menyelesaikan shalat, maka demi Allah, tidak pernah aku melihat seorang pendidik sebelum maupun sesudahnya yang lebih baik pengajarannya daripada beliau. Demi Allah, beliau tidak membentakku, tidak memukulku dan tidak mencelaku. Beliau hanya berkata:&lt;br /&gt;إِنَّ هَذِهِ الصَّلاَةَ لاَ يَصْلُحُ فِيهَا شَيْءٌ مِنْ كَلاَمِ النَّاسِ إِنَّمَا هُوَ التَّسْبِيحُ وَالتَّكْبِيرُ وَقِرَاءَةُ الْقُرْآنِ&lt;br /&gt;Sesungguhnya ibadah shalat tidak boleh dicampuri percakapan manusia. Ibadah shalat hanya boleh diisi dengan ucapan tasbih, takbir dan bacaan al Qur`an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau sebagaimana yang dikatakan oleh beliau n .&lt;br /&gt;Aku berkata,"Wahai, Rasulullah. Sesungguhnya aku baru saja masuk Islam. Allah telah menurunkan dinul Islam kepada kami. Sesungguhnya di antara kami masih ada yang mendatangi dukun."&lt;br /&gt;Beliau n menimpali: "Jangan datangi dukun!"&lt;br /&gt;"Di antara kami masih ada yang suka bertathayyur," lanjutku.&lt;br /&gt;Tathayyur adalah anggapan sial karena melihat atau mendengar sesuatu. Misalnya, melihat burung tertentu atau mendengar suara binatang tertentu, kemudian beranggapan akan terjadi suatu musibah. (Pen)&lt;br /&gt;Rasulullah menjawab,"Itu hanyalah sesuatu yang terlintas dalam hati, maka jangan sampai mereka menangguhkan niat karenanya."&lt;br /&gt;Kemudian aku lanjutkan: "Sesungguhnya di antara kami masih ada yang mempraktekkan ilmu ramal".&lt;br /&gt;Rasulullah menjawab,"Dahulu ada nabi yang menggunakan ilmu ramal. Apabila yang terjadi sesuai dengan ramalannya, maka itu hanyalah kebetulan saja."&lt;br /&gt;Mu'awiyah bin al Hakam as Sulami melanjutkan ceritanya :&lt;br /&gt;"Aku memiliki beberapa ekor kambing yang digembalakan oleh salah seorang budak wanitaku di antara gunung Uhud dan bukit Jawwaniyah. Pada suatu hari, aku datang memeriksa kambing-kambingku. Ternyata seekor serigala telah membawa lari seekor kambingku. Sebagaimana lumrahnya seorang manusia, akupun marah lalu kutampar budak wanita itu. Lalu aku datang menemui Rasulullah n dan mengadukan peristiwa tersebut. Beliau menganggap perbuatanku itu sangat keterlaluan.&lt;br /&gt;Maka kukatakan kepada beliau n : "Wahai, Rasulullah. Tidakkah lebih baik jika kubebaskan saja budak wanita itu?"&lt;br /&gt;Rasulullah menjawab,"Panggilah ia kemari!" Akupun memanggil budak wanita itu. Rasulullah bertanya kepadanya :&lt;br /&gt;أَيْنَ اللهُ؟&lt;br /&gt;"Dimana Allah?"&lt;br /&gt;"Di langit," jawabnya.&lt;br /&gt;"Siapakah aku?" tanya Rasulullah lagi.&lt;br /&gt;"Engkau adalah utusan Allah," jawabnya. Maka Rasulullah pun berkata:&lt;br /&gt;أَعْتِقْهَا فَإِنَّهَا مُؤْمِنَةٌ&lt;br /&gt;"Merdekakan ia, karena ia seorang wanita mukminah". (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba lihat, bagaimana terjadi dialog yang panjang antara Rasulullah n dengan Mu'awiyah bin al Hakam, yang waktu itu ia baru saja memeluk Islam. Dengan sikap beliau n yang santun, Mu'awiyah tergerak untuk berdialog dengan beliau. Ia mendengarkan kata-kata beliau dan mengadukan masalah-masalah yang ia hadapi kepada beliau.&lt;br /&gt;Coba lihat penuturannya: "Demi Allah. Tidak pernah aku melihat seorang mu'allim (pendidik) sebelum dan sesudahnya yang lebih baik pengajarannya daripada beliau. Demi Allah, beliau tidak membentakku, tidak memukulku dan tidak mencelaku. Beliau hanya berkata: 'Sesungguhnya ibadah shalat tidak boleh dicampuri percakapan manusia. Ibadah shalat hanya boleh diisi dengan ucapan tasbih, takbir dan bacaan al Qur`an'."&lt;br /&gt;‘Aisyah x menuturkan, setiap kali disampaikan kepada beliau sesuatu yang kurang berkenan dari seeorang, beliau tidak berkata “apa diinginkan 'fulan' (menyebut nama) berkata demikian", namun beliau mengatakan "apa yang diinginkan 'mereka' berkata demikian”. (HR Tirmidzi).&lt;br /&gt;Anas bin Malik z menceritakan, pernah, suatu kali seorang lelaki datang menemui Rasulullah n dengan bekas celupan berwarna kuning pada pakaiannya (bekas za’faran). Biasanya Rasulullah n sangat jarang menegur sesuatu yang dibencinya pada seseorang di hadapannya langsung. Setelah lelaki itu pergi, beliau pun berkata: “Alangkah elok bila engkau suruh lelaki itu supaya menghilangkan bekas za’faran dari bajunya”. (HR Abu Dawud dan Ahmad).&lt;br /&gt;'Abdullah bin Mas’ud z berkata, Rasulullah n pernah bersabda :&lt;br /&gt;أَلاَ أُخْبِرُكُمْ بِمَنْ حُرِّمَ عَلَى النَّارِ أَوْ تُحْرَمُ عَلَيْهِ النَّارُ ؟ تُحْرَمُ عَلَى كُلِّ قَرِيْبٍ هَيِّنٍ لَيِّنٍ سَهْلٍ&lt;br /&gt;Inginkah aku kabarkan kepadamu orang yang diselamatkan dari api neraka, atau dijauhkan api neraka darinya? Yaitu setiap orang yang ramah, lemah-lembut dan murah hati. (HR Tirmidzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Aisyah x berkata :&lt;br /&gt;لَمْ يَكُنْ رَسُوْلُ اللهِ n فَاحِشًا وَلاَ مُتَفَحِّشًا, وَلاَ صَخَّابًا فِي الأَسْوَاقِ وَلاَ يَجْزِي بِالسَّيِّئَةِ السَّيِّئَةَ, وَلكَنْ يَعْفُو وَ يَصْفَحُ&lt;br /&gt;Rasulullah n bukanlah seorang yang keji, dan (ia) tidak suka berkata keji. Beliau bukan seorang yang suka berteriak-teriak di pasar dan tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Bahkan sebaliknya, beliau suka memaafkan dan merelakan. (HR Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah akhlak beliau n selaku Nabi dengan penuh kasih sayang selalu memberi petunjuk dan memberi nasihat. Semoga shalawat dan salam tercurah atas beliau.&lt;br /&gt;Al Husain, menuturkan keluhuran budi pekerti beliau. Ia berkata : Aku bertanya kepada ayahku tentang adab dan etika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam terhadap orang-orang yang bergaul dengan beliau. Ayahku mengatakan, beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam senantiasa tersenyum, berbudi pekerti luhur lagi rendah hati. Beliau bukan seorang yang kasar, tidak suka berteriak-teriak, bukan tukang mencela, tidak suka mencela makanan yang tidak disukainya. Siapa saja yang mengharapkannya, pasti tidak akan kecewa. Dan siapa saja yang memenuhi undangannya, pasti akan senantiasa puas. Beliau meninggalkan tiga perkara, (yaitu) riya, berbangga-bangga diri, dan dari yang tidak bermanfaat. Dan beliau menghindarkan diri dari manusia karena tiga perkara, (yaitu): beliau tidak suka mencela atau memaki orang lain, beliau tidak suka mencari-cari aib orang lain, dan beliau hanya berbicara untuk suatu maslahat yang bernilai pahala. Jika berbicara, pembicaraan beliau membuat teman-teman duduknya tertegun, seakan-akan kepala mereka dihinggapi burung (karena khusyuknya). Jika beliau diam, barulah mereka berbicara. Mereka tidak pernah membantah sabda beliau. Bila ada yang berbicara di hadapan beliau, mereka diam memperhatikannya sampai ia selesai bicara. Pembicaraan mereka di sisi beliau hanyalah pembicaraan yang bermanfaat saja. Beliau tertawa bila mereka tertawa. Beliau takjub bila mereka takjub, dan beliau bersabar menghadapi orang asing yang kasar ketika berbicara atau ketika bertanya sesuatu kepada beliau, sehingga para sahabat g selalu mengharapkan kedatangan orang asing seperti itu, guna mengambil manfaat. Beliau bersabda,"Bila engkau melihat seseorang yang sedang mencari kebutuhannya, maka bantulah dia.” Beliau tidak mau menerima pujian orang kecuali menurut yang selayaknya. Beliau juga tidak mau memutuskan pembicaraan seseorang, kecuali orang itu melanggar batas. Beliau segera menghentikan pembicaraan tersebut dengan melarangnya, atau berdiri meninggalkan majelis. (HR at Timidzi).&lt;br /&gt;Tak hilang dari ingatan kita, yaitu kisah seorang Arab Badui yang buang air kecil di dalam masjid, Rasulullah n berkata kepadanya: "Sesungguhnya masjid ini bukan untuk kencing atau membuang kotoran lainnya. Sesungguhnya masjid ini untuk dzikrullah dan bacaan al Qur`an."&lt;br /&gt;Rasulullah berkata kepada para sahabat : "Biarkanlah dia, dan siramlah kencingnya dengan seember air. Atau segayung air. Sesungguhnya aku diutus untuk memudahkan, bukan untuk menyusahkan".&lt;br /&gt;Saking gembiranya orang Arab Badui itu, sehingga ia berdoa: "Ya Allah ampunilah aku dan Muhammad, dan jangan ampuni selain kami berdua."&lt;br /&gt;Sikap-sikap seperti ini yang diterapkan dalam bermu'amalah di antara sesama manusia. Dan Rasulullah n telah mencontohkannya kepada kita. Demikian pula para ulama, mereka adalah pewaris Nabi. Mereka juga telah mencontohkan sikap-sikap seperti ini dalam bermu'amalah kepada manusia. Tidak bersikap mentang-mentang dan semau gue. Sebagai misal, coba lihatlah akhlak yang dicontohkan Syaikh Muhammad bin Shalih al 'Utsaimin dalam bermu'amalah kepada orang lain. Beliau t mempunyai sifat ulama rabbani yang rendah hati, juga rajin membantu keluarga.&lt;br /&gt;Sebagaimana dikisahkan oleh Abdul Karim bin Shalih al Muqrin dalam kitab 14 'Aaman Ma'a Samahatul 'Allamah Muhammad bin Shalih bin 'Utsaimin.&lt;br /&gt;Pada suatu hari, saat kami sedang merekam program Nurun 'Ala Darb pada waktu dhuha. Tiba-tiba pintu diketuk seorang tukang pipa yang sudah berjanji dengan syaikh untuk memperbaiki pipa air. Maka beliau memberikan isyarat kepadaku agar menghentikan rekaman. Lalu beliau mempersilakan tukang pipa tersebut masuk. Kemudian beliau mendatangiku sambil tersenyum dan berkata: "Maaf ya Abu Khalid, kami memotong waktu Anda setengah jam untuk menperbaiki pipa air yang ada di halaman."&lt;br /&gt;Kukatakan: "Tidak mengapa ya Syaikh," kemudian tukang pipa itu memulai pekerjaannya memperbaiki pipa, dan syaikh membantunya untuk memegang beberapa perkakas tukang pipa tersebut hingga ia selesai memperbaikinya.&lt;br /&gt;Untuk memanfaatkan waktu senggang tersebut aku membaca kembali soal-soal yang akan ditanyakan kepada Syaikh. Setelah tukang pipa itu selesai memperbaiki pipa air, ia pun keluar. Lalu Syaikh mendatangiku dengan tersenyum.&lt;br /&gt;Kisah yang lain yaitu, ketika rekaman sedang berlangsung lebih kurang jam sepuluh pagi, tiba-tiba ada dua orang yang mengetuk pintu, lalu Syaikh membukakan pintu dan memberikan salam. Beliau melihat, bahwa orang ini nampaknya datang dari jauh, kemudian beliau mempersilahkan untuk masuk dan mengabarkan kepada mereka, bahwa beliau sedang merekam untuk acara radio. Kemudian beliau menanyakan keperluan mereka.&lt;br /&gt;Salah seorang mereka berkata: "Kami datang dari salah satu kota di negara ini yang akan menanyakan tentang masalah perceraian". Karena salah seorang mereka telah menceraikan istrinya dan ingin rujuk. Mereka juga membawa surat pengantar dari perwakilan dakwah yang ada di kota mereka yang ditujukan kepada Syaikh, dan di dalamnya terdapat keterangan yang rinci tentang duduk permasalahannya.&lt;br /&gt;Setelah beliau menanyaikan beberapa permasalahan tentang perceraian tersebut, beliau menuliskan jawaban permasalahan ini kepada kantor dakwah dan irsyad yang ada di kota mereka. Orang tersebut kelihatannya mempunyai beberapa kekurangan dalam melaksanakan syari'at. Ia memakai baju yang melebihi mata kaki, dan hal lain yang menyalahi syar'i. Adapun temannya, kelihatannya seorang yang taat.&lt;br /&gt;Satu jam lamanya syaikh melayani keperluan orang ini. Setelah beliau selesai memberikan fatwa kepada orang ini, Syaikh mengingatkannya agar memperbaiki pakaiannya, dan memberi nasihat agar mereka berusaha melakukan amalan-amalan kebaikan, serta menghindari hal-hal yang dilarang syar'i. Kemudian syaikh pergi ke dalam untuk menghidangkan teh, kopi dan kurma. Kami duduk bersama beliau sambil menikmati teh dan kopi tersebut.&lt;br /&gt;Di tengah pembicaraan kami, orang yang mempunyai permasalahan tersebut berkata: "Ya Fadhilatusy- Syaikh. Aku banyak mempunyai kekurangan dalam menjalankan syari'at. Namun setelah Anda menasihatiku, melepaskan dari kesulitan yang menimpaku, dan setelah aku rujuk kepada istriku, aku berjanji kepada Allah kemudian kepadamu, untuk istiqamah dan melakukan amal kebaikan serta mentaati Rabb-ku."&lt;br /&gt;Mendengar hal itu, Syaikh merasa gembira dan wajahnya berbinar-binar. Kemudian kedua orang itu pamit dan mencium kening Syaikh serta berdoa untuk beliau. Kemudian, sekitar pukul setengah dua belas kami meneruskan rekaman. Kisah ini masih segar di ingatanku. Syaikh berkata: "Tahukah engkau, ya Abdul Karim betapa banyak pahala yang kita peroleh jika orang itu bertaubat, melaksanakan kebaikan dan melakukan amal shalih," lalu beliau tersenyum dan memuji Allah, kemudian kami meneruskan rekaman.&lt;br /&gt;Juga terdapat kisah lainnya.&lt;br /&gt;Kami bertugas di bagian perekaman. Ketika kami merekam beberapa pertemuan untuk program siaran Nurun 'Ala Darb, pada saat yang sama terdengar suara pekerja bangunan yang sedang bekerja di dekat rumah beliau, yaitu tetangga beliau. Kelihatannya ia sedang membetulkan sesuatu pada mesin, dan suara tersebut masuk ke dalam rekaman. Syaikh Ibnu 'Utsaimin berdiri mendatangi mereka, meminta agar mereka menghentikan pekerjaan tersebut. Ketika sampai di pintu ruangan, beliau kembali dan bertanya: "Wahai Abdul Karim, siapa yang mulai terlebih dahulu?"&lt;br /&gt;"Mereka, ya Syaikh," jawabku.&lt;br /&gt;Karena kewara'an dan kekhawatirannya, beliau membiarkan mereka bekerja, beliau berkata: "Kalau begitu, kita tunda dulu rekaman ini sampai mereka menyelesaikan pekerjaan tersebut".&lt;br /&gt;Semoga Allah l merahmati beliau dengan rahmat yang luas.&lt;br /&gt;Walau bagaimanapun keadaan saudara-saudara kita sesama muslim yang awam itu, mereka ibarat tambang emas dan perak. Jikalau Allah membuka hati mereka untuk menerima kebenaran, maka akan menjadi asset yang berguna bagi Islam. Bahkan kadang kala, mereka rela berkorban demi membela agama ini.&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Hurairah z , bahwasanya Nabi n bersabda :&lt;br /&gt;النَّاسُ مَعَادِنُ كَمَعَادِنِ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ خِيَارُهُمْ فِي الْجَاهِلِيَّةِ خِيَارُهُمْ فِي اْلإِسْلاَمِ إِذَا فَقُهُوا وَالْأَرْوَاحُ جُنُودٌ مُجَنَّدَةٌ فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ وَمَا تَنَاكَرَ مِنْهَا اخْتَلَفَ&lt;br /&gt;Manusia ibarat barang tambang berharga seperti tambang emas dan perak. Orang yang mulia pada masa jahiliyah, akan menjadi orang yang mulia juga dalam Islam apabila ia berilmu. Ruh ibarat pasukan yang dikumpulkan, ia akan bersatu jika serasi dan akan berselisih jika tidak serasi. (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang pasti mempunyai kekurangan dan kelebihan. Tidak ada manusia yang sempurna. Nabi n telah mengingatkan, semua anak Adam pasti berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah yang cepat-cepat bertaubat. Ini merupakan asas yang paling agung. Rasulullah n telah meletakkan asas tersebut dalam bermu’amalah terhadap manusia.&lt;br /&gt;Jika kita membangun hubungan mu’amalah kita dan sikap kita terhadap manusia atas dasar akhlak-akhlak yang terpuji, niscaya kita melihat sambutan yang hangat dari mereka. Diriwayatkan dari Anas bin Malik z , dari Rasulullah n , beliau bersabda:&lt;br /&gt;لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.&lt;br /&gt;Tidak beriman salah seorang dari kamu, hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri. (Muttafaqun 'alaihi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Washallallahu 'ala Nabiyyina Muhammad wa 'ala alihi wa ash-habihi wa sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maraji':&lt;br /&gt;1. Al Qur`anul-Karim.&lt;br /&gt;2. 14 'Aaman Ma'a Samahatul-Allamah Muhammad bin Shalih bin 'Utsaimin, Penyusun: Abdul Karim bin Shalih al Muqrin.&lt;br /&gt;3. Ad-Durruts-Tsamin min Riyadhish-Shalihin, Abdul 'Aziz Sa'ad al 'Utaibi.&lt;br /&gt;4. Mausu’ah Adab Islami, 'Abdul Aziz bin Fathi as-Sayyid Nidaa.&lt;br /&gt;5. Bahjatun Nazhirin Syarah Riyadhush-Shalihin, Syaikh Salim bin ‘Id al Hilali.&lt;br /&gt;6. Tafsir al Qur`anul-'Azhim, Ibnu Katsir.&lt;br /&gt;7. Fathul Baari Syarah Shahih al-Bukhari, Ibnu Hajar al Asqalani.&lt;br /&gt;7. Tuhfatul Ahwadzi Syarah Jami’ at-Tirmidzi, al Mubarakfuri.&lt;br /&gt;8. Syarah Shahih Muslim, an-Nawawi.&lt;br /&gt;9. Shahih Sunan at-Tirmidzi, Syaikh al-Albani.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36241457425604642-2297617390060258189?l=rumahmadina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahmadina.blogspot.com/feeds/2297617390060258189/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2009/11/kunci-sukses-bermuamalah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/2297617390060258189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/2297617390060258189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2009/11/kunci-sukses-bermuamalah.html' title='KUNCI SUKSES BERMU&apos;AMALAH'/><author><name>Busana Muslim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-36241457425604642.post-4040508811979656781</id><published>2009-11-15T23:54:00.000-08:00</published><updated>2009-11-16T00:34:30.296-08:00</updated><title type='text'>Busana Muslim banyak diminati menjelang hari raya</title><content type='html'>hari Raya Idul adha sebentar lagi, orang orang mulai belanja &lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt;busana muslim&lt;/a&gt;, biasanya permintaan meningkata menjelang H - 3, ada banyak tempat yang diminatai para pembeli &lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt;busana muslim&lt;/a&gt; yang marak seperti &lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt;manet busana muslim&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt;azka busana muslim&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt;qirani busan muslim&lt;/a&gt; dan lain lain, orang banyak berbelanja di grosi r grosir atau toko toko yang ada disekitar lingkungannya, namun begitu belanja di internet juga muali digandrungi oleh sebagain kalangan, disamping lebih menghemat waktu, juga tidak perlu bersusah payang berdesak desakan alyaknya belanja &lt;a href="http://rumahmadina.com"&gt;busana muslim&lt;/a&gt; di pasar tradisional&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/36241457425604642-4040508811979656781?l=rumahmadina.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumahmadina.blogspot.com/feeds/4040508811979656781/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2009/11/busana-muslim-banyak-diminati-menjelang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/4040508811979656781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/36241457425604642/posts/default/4040508811979656781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumahmadina.blogspot.com/2009/11/busana-muslim-banyak-diminati-menjelang.html' title='Busana Muslim banyak diminati menjelang hari raya'/><author><name>Busana Muslim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
